Jenis Asuransi

Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh para konsumen dalam memilih produk asuransi dari sekian banyak produk yang ditawarkan saat ini. Konsumen perlu berhati-hati dalam memilih produk asuransi yang cocok dengan kebutuhan perlindungan. Konsumen jelas tidak bisa membeli produk asuransi secara sembarangan karena produk asuransi jiwa misalnya mempunyai beberapa jenis produk dengan manfaat yang ditawarkan berbeda satu sama lain yang akan mencangkup kebutuhan perlindungan yang berbeda pula sesuai dengan kemampuan nasabah.

Cornelius Simanjuntak yang adalah Ketua Dewan Asuransi Indonesia menyatakan kepada VIVAnews.com pada hari Kamis tanggal 14 Juli 2011 bahwa konsumen harus mencermati produk asuransi itu sendiri dan rekam jejak perusahaan asuransi yang bersangkutan karena sangat penting bagi konsumen untuk memilih asuransi dari perusahaan asuransi yang terdaftar di Kementerian Keuangan.
Berikut ini beberapa jenis produk asuransi yang dilansir oleh laman resmi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia).

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term)

Keistimewaan produk asuransi ini adalah kemampuannya untuk memberikan perlindungan yang optimal dari jumlah pembayaran premi yang cukup kecil. Produk asuransi ini sangat sesuai bagi calon nasabah yang menginginkan perlindungan asuransi sementara mereka mempunyai kemampuan keuangan yang terbatas untuk membeli produk asuransi.

Mereka yang ingin memberikan perlindungan untuk masa depan anak atau mereka yang baru saja memulai karir sangat sesuai untuk mendapatkan perlindungan dari produk asuransi ini.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Kestimewaan yang ditawarkan oleh produk asuransi ini adalah pemberian perlindungan seumur hidup mengingat produk asuransi ini merupakan jenis asuransi jiwa permanen dasar.

Mereka yang menginginkan perlindungan jiwa dan dana tabungan yang bisa digunakan untuk menutupi kebutuhan darurat, mereka yang ingin mendapatkan perlindungan permanen terhadap penghasilan termasuk biaya tagihan pelayanan kesehatan dari rumah sakit, atau mereka yang menginginkan memperoleh sejumlah pertumbuhan modal investasi sangat disarankan untuk membeli produk asuransi jenis ini.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

Ada dua manfaat yang menjadi keistimewaan produk asuransi ini yang meliputi manfaat perlindungan yang juga memberikan sejumlah uang pertanggungan apabila tertanggung meninggal dunia dalam jangka waktu tertentu. Di samping itu, tertanggung juga akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan apabila pada akhir periode pertanggungan yang bersangkutan masih sehat walafiat. Kedua manfaat inilah yang menyebabkan produk asuransi disebut asuransi dwiguna atau unit link. Produk asuransi ini merupakan jawaban bagi calon nasabah yang menginginkan perlindungan terhadap dampak finansial akibat kematian dini.

Mereka yang menginginkan sejumlah dana pendidikan anak, mereka yang menginginkan dana yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masa depan, dan mereka yang menginginkan dana pensiun merupakan calon nasabah yang tepat untuk jenis produk asuransi ini.

Produk asuransi unit link sendiri memiliki dua pembagian yang berupa asuransi jiwa premi tunggal atau unit link single dan asuransi jiwa premi berkala atau unit link reguler. Produk asuransi jiwa premi tunggal sangat sesuai untuk nasabah yang ingin mempunyai investasi jangkan panjang dalam bentuk asuransi sedangkan premi dari produk asuransi ini harus dibayar sekaligus yang merupakan keistimewaan dari jenis produk asuransi dwiguna ini. Produk asuransi jiwa premi berkala mempunyai keistimewaan berupa polis yang dibayarkan secara berkala untuk mendapatkan investasi jangka panjang sehingga nasabah tetap mendapatkan perlindungan sekaligus investasi dalam satu produk asuransi.

Asuransi Kerugian

Ada beberapa jenis asuransi yang termasuk dalam asuransi kerugian, yaitu asuransi diri terhadap kecelakaan atau kesehatan, asuransi kepentingan keuangan atau pecuniary, asuransi tanggung jawab hukum atau liability, dan asuransi harta benda yang berupa properti maupun kendaraan.

Asuransi Jiwa

Asuransi ini pada dasarnya merupakan kerjasama antara nasabah sebagai orang yang ingin menghindakan atau meminimalisir resiko kerugian dengan mereka yang mempunyai keinginan kerja sama yang diatur oleh perusahaan asuransi yang memang bertugas menyebarkan resiko dengan dasar hukum bilangan besar atau the law of large number. Ada beragam resiko yang dilibatkan dalam asuransi ini yang meliputi resiko kecelakaan yang mungkin akan terjadi walaupun tidak bisa dipastikan, resiko hari tua yang sudah pasti akan terjadi meskipun waktu dan jangka waktunya tidak bisa diprediksi, dan resiko kematian yang pasti terjadi tetapi waktunya tidak bisa ditentukan secara pasti. Asuransi investasi, asuransi kesehatan, asuransi tahapan, asuransi pensiun, dan asuransi pendidikan merupakan bagian dari asuransi jiwa.

Asuransi Sosial

Asuransi jenis ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah menurut undang-undang yang bertujuan untuk memberikan jaminan dasar bagi masyarakat tanpa mempertimbangkan kepentingan untuk mendapatkan keuntungan komersial.
Jenis Asuransi Wajib yang Harus Dimiliki
Tidak ada warga Jogjakarta yang memperkirakan waktu kejadian letusan gunung yang merenggut banyak korban jiwa dan melululantakkan harta benda meskipun sudah diperkirakan bahwa kemungkinan gunung Merap meletus ada mengingat gunung tersebut merupakan gunung berapi. Tidak ada warga Aceh yang menduga bahwa gempa yang mengguncang daerahnya akan menimbulkan tsunami yang menyapu kehidupan dan harta benda.

Tidak ada yang menduga bahwa kecelakaan di jalan raya bisa terjadi dan menimbulkan kematian atau penderitaan. Itulah kejadian tak terduga yang bisa terjadi setiap saat yang bisa dialami oleh siapa pun sehingga setiap orang perlu mendapatkan perlindungan dari kejadian tak terduga tersebut yang bisa menimbulkan kerugian dan biaya besar untuk menanggulanginya. Jaminan asuransi tentu dapat diandalkan untuk perlindungan tersebut, tetapi kejelian akan sangat diperlukan dalam memilih beberapa produk asuransi yang wajib dimiliki untuk perlindungan optimal yang meliputi asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, dan asuransi kesehatan.

Asuransi jiwa sangat penting mengingat kematian merupakan harga mutlak yang harus dihadapi oleh setial manusia dan ada keluarga yang akan mengalami kesulitan akibat kematian tersebut terlebih jika yang meninggal adalah sumber nafkah utama dalam keluarga. Asuransi jiwa memungkinkan adanya pemeberian cadangan dana untuk keluarga yang ditinggalkan sehingga mereka tidak perlu mengalami kesulitan keuangan ekstrim yang menambah kesedihan setelah kesedihan akibat ditinggal orang terkasih.

Setiap orang pasti berusaha untuk berhati-hati dalam melakukan segala hal, tetapi orang yang sudah sangat hati-hati pun masih bisa mengalami kecelakaan yang tidak kenal tempat dan waktu khusus. Kecelakaan yang dialami bisa mengakibatkan cacat permanen yang sulit disembuhkan atau bahkan kematian yang tentu akan memberikan dampak negatif bagi kehidupan pribadi maupun keluarga. Solusi untuk keadaan yang tentu tidak terduga semacam ini adalah asuransi.

Asuransi kesehatan tidak dipungkiri merupakan asuransi wajib mengingat terjadi kenaikan biaya kesehatan sejumlah lebih dari 6% per tahun yang dilansir oleh sebuah bank. Hal ini tentu akan membebani perekonomian keluarga saat ada anggota keluarga yang sakit di masa mendatang. Dana talangan dari nilai pertanggungan asuransi kesehatan yang dibayarkan tentu akan meringankan beban biaya kesehatan yang terus mengalami peningkatan.

Dapat dikatakan bahwa kita mempunyai investasi melalui ketiga produk asuransi tersebut yang khusus digunakan untuk perlindungan terhadap kejadian yang tidak bisa di prediksi di masa mendatang sehingga kita perlu menggali pemahaman lebih dalam mengenai asuransi sehingga kita bisa memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.
Sebagai langkah awal tentu kita harus mengenal jenis perlindungan yang harus dimiliki jika kita memang menginginkan mendapatkan perlindungan asuransi. Ada dua kelas besar asuransi yang ada di Indonesia yang meliputi asuransi tradisional dan asuransi non-tradisional

Asuransi Tradisional
Ada tiga jenis asuransi yang termasuk asuransi tradisional sebagai berikut.

Asuransi berjangka (term life)

Perlindungan yang diberikan oleh asuransi jenis ini dihitung berdasarkan jangka waktu tertentu yang bisa jadi sangat singkat hingga periode 20 tahun. Di satu sisi, premi yang harus dibayarkan untuk mendapatkan perlindungan asuransi ini bisa dikatakan cukup rendah. Di sisi lain, uang yang sudah dibayarkan akan hangus apabila nasabah tidak menderita resiko hingga jangka waktu asuransi berakhir mengingat tidak ada nilai tunai yang dimiliki oleh jenis asuransi ini meskipun uang pertanggungan yang akan diterima nasabah bisa mencapai milayaran rupiah.

Dengan kenyataan yang ada pada asuransi berjangka ini, banyak orang yang beranggapan bahwa mereka hanya membuang uang untuk membeli perlindungan asuransi karena toh pada akhirnya mereka tidak akan mendapatkan perlindungan jika memang hingga pada akhir jangka waktu asuransi tidak ada kerugian yang dialami oleh tertanggung misalnya kematian. Akan tetapi, anggapan ini perlu dikaji ulang karena asuransi ini bisa dianggap sebagai win win solution. Kita bersyukur jika memang tidak terjadi kerugian sementara jika terjasi kerugian, kita bisa tenang karena memang sudah ada perlindungan asuransi.

Asuransi seumur hidup (whole life)

Kelebihan yang ditawarkan oleh asuransi jenis ini adalah adanya nilai tabungan yang terkandung dalam asuransi jenis ini yang merupakan penyempurnaan bentuk asuransi sebelumnya yang tidak mempunyai nilai tunai. Nilai tunia ini akan diberikan kepada tertanggung jika memang tertanggung tidak meninggal dunia pada saat jangakan waktu kontrak berakhir. Selain itu, asuransi ini akan memberikan perlindungan dalam jangka waktu yang lebih panjang hingga mencapai usia 99 tahun.

Kemungkinan seseorang akan sehat walafiat hingga usia 99 tahun sangat kecil sehingga klaim pasti akan terjadi terlebih lagi angka harapan hidup perempuan di Indonesia hanya mencapai 70 tahun sementara pria hanya sekitar 65 tahun. Oleh karena itu, premi asuransi ini tentu jauh lebih mahal. Meskipun demikian, nasabah masih diuntungkan dengan nilai tunai polis ini yang bisa digunakan untuk agunan pinjaman dan bisa diambil untuk membayar premi. Ada pula bonus deviden untuk nasabah dari perusahaan. Inilah fitur istimewa yang tidak ditemukan pada jenis asuransi lain.

Akan tetapi, dengan tingkat suku bunga tabungan 4% yang jauh lebih rendah dari pasaran plus biaya dan pajak yang harus dibayarkan oleh nasabah, kita perlu mengkaji ulang jumlah nilai tunai yang akan kita dapat dengan memperhatikan faktor inflasi riil umum yang mencapai 12% kurang lebih dengan akibat turunnya nilai tunai saat jatuh tempo.

Asuransi dwiguna (endowment)

Ada manfaat ganda yang ditawarkan oleh produk asuransi berjangkan ini yang berkaitan dengan sifatnya yang meliputi asuransi berjangka yang dilengkapi dengan sifat sebagai tabungan. Manfaat ganda ini berimbas pada kepopuleran produk asuransi ini yang tinggi sebelum munculnya produk hibrida.

Produk asuransi jenis ini ditawarkan dalam bentuk yang beragam. Nasabah juga akan diberikan bonus reguler setiap tiga atau lima tahun sekali meskipun preminya jauh lebih mahal dari dua produk asuransi sebelumnya. Perusahaan asuransi sendiri diberatkan oleh pemberian bonus tersebut sehingga kepopuleran jenis asuransi ini digantikan oleh munculnya produk asuransi unit link.

Asuransi Non-tradisional Berupa Asuransi Unit Link

Jenis produk asuransi ini melibatkan dua kantong, yaitu, kantong proteksi dan kantong investasi yang akan dipenuhi melalui uang premi yang dibayarkan oleh nasabah. Selain uang premi yang dipakai untuk membayar perlindungan, ada pula uang premi yang akan digunakan untuk membeli reksa dana yang berbentuk unit link. Pilihan jenis investasi berada di tangan nasabah baik investasi dalam bentuk reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, mauoun saham. Dapat dilihat bahwa pasar modal berkaitan erat dengan asuransi jenis ini. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lebih mendalam mengenai asuransi jiwa unit link.
Ada sifat hibrida yang dimiliki oleh produk asuransi jiwa unit link berdasarkan dua manfaat yang diberikan kepada nasabah sekaligus. Manfaat yang pertama adalah manfaat perlindungan berupa santunan asuransi jiwa yang sebenarnya tidak berlainan dengan perlindungan yang ditawarkan oleh asuransi jiwa tradisional.

Manfaat asuransi tersebut meliputi manfaat santunan meninggal dunia, kesehatan, dan lain-lain sesuai dengan pilihan program. Manfaat yang kedua berupa bentuk nilai tunai untuk manfaat investasi merupakan keistimewaan dari jenis asuransi jiwa unit link. Unit penempatan dana investasi memberikan hasil yang tergantung dari kinerja subdana investasi unit link pilihan pasar saham yang disesuaikan dan keadaan pasar uang dan pasar saham. Kita perlu melibatkan strategi dan aktivitas yang melibatkan pengelolaan keuangan termasuk melalui instrumen asuransi jiwa jangka panjang unit link untuk menghadapi keuangan dunia sedang dilanda krisis global saat ini.

Copyright © 2012 Indo Asuransi · All rights reserved · Designed by WPLovr
Powered by WordPress