Pengalaman Operasi Deviasi Septum

Pengalaman Operasi Deviasi Septumby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Deviasi SeptumDeviasi septum atau tulang rawan hidung yang bengkok dan tidak simetris merupakan kasus yang sering terjadi. Operasi deviasi septum kerap kali dilakukan untuk pasien yang memiliki kelainan septum sejak lahir dan penderita yang mengalami cedera, baik ketika olahraga maupun karena kecelakaan. Banyak keluhan tentang hidung bengkok atau tidak simetris ketika usia sudah dewasa, padahal mereka […]
08988234527 Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Deviasi septum atau tulang rawan hidung yang bengkok dan tidak simetris merupakan kasus yang sering terjadi. Operasi deviasi septum kerap kali dilakukan untuk pasien yang memiliki kelainan septum sejak lahir dan penderita yang mengalami cedera, baik ketika olahraga maupun karena kecelakaan.

Banyak keluhan tentang hidung bengkok atau tidak simetris ketika usia sudah dewasa, padahal mereka tak pernah mengalami cedera serius pada hidungnya, tapi memang deviasi septum yang merupakan bawaan sejak lahir baru akan menimbulkan gejala seiring bertambahnya usia.

pengalaman operasi deviasi septum

Pengertian Deviasi Septum

Deviasi dapat diartikan bengkok, dan septum adalah tulang rawan. Jadi deviasi septum dapat diartikan sebagai kondisi ketika septum yang membelah dua rongga hidung tidak dalam posisi semestinya. Seharusnya septum nasal berada pada posisi tengah dan lurus membagi antara dua rongga hidung.

Jika terjadi deviasi, maka akan muncul berbagai gejala. Yang paling dirasakan penderita adalah salah satu rongga hidung berasa mampet, seperti terkena flu sehingga penderita akan mengalami kesulitan bernafas.

Deviasi Septum Nasal

Suatu kondisi dimana dinding yang membagi rongga pada hidung telah tidak berada pada garis tengah, sehingga tidak presisi dan menyebabkan penyempitan pada salah satu rongga hidung, yang akibatnya bisa berdampak kesulitan bernafas bagi penderita.

Operasi Deviasi Septum Adalah

Tindakan operasi untuk memperbaiki kelainan tulang rawan pada hidung. Operasi deviasi Septum disebut Septoplasti yaitu operasi perbaikan organ hidung dengan menerapkan konsep modern dalam melakukan bedah, dengan dibantu alat endoskopi untuk secara presisi melakukan koreksi pada septum yang mengalami deviasi.

Gejala Deviasi Septum

Pada awalnya, penderita yang mengalami deviasi septum tak nampak ada gejala apapun, sehingga seringkali tidak menyadari hal tersebut. Dan lama kelamaan gejala akan muncul seiring pertambahan usia. Beberapa gejala yang umum pada penderita deviasi septum antara lain:

  • Hidung mampet seperti tersumbat pada salah satu atau kedua rongga hidung. Sehingga menyebabkan gangguan pernafasan.
  • Mimisan. Yaitu kondisi keluarnya darah segar dari lubang hidung. Hal ini bisa terjadi pada kondisi deviasi septum akibat benturan akan menimbulkan mimisan yang berkepanjangan. Atau akibat dari septum nasal yang kering, sehingga terjadi mimisan.
  • Nyeri wajah. Hal ini bisa terjadi ketika terjadi deviasi septum yang ekstrim sehingga terjadi penarikan kulit wajah yang menyebabkan nyeri.
  • Mendengkur keras karena gangguan pernafasan ketika tidur.
  • Kesulitan bernafas hingga kekurangan oksigen dan bisa menyebabkan pingsan.

Penyebab Deviasi Septum

Secara umum, kondisi deviasi septum bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Kelainan sejak lahir.
  • Terjadi cedera hidung. Bisa terjadi benturan ketika berolahraga, kekerasan fisik, atau akibat kecelakaan.
  • Kesalahan operasi perubahan bentuk hidung

Gambar Deviasi Septum

hidung bengkok
gambar deviasi septum

Pengobatan Deviasi Septum

Pada kondisi deviasi septum yang ringan, dokter akan memberikan obat-obatan semacam Dekongestan untuk meredakan peradangan atau pembengkakan. Selain itu Antihistamin juga bisa meredakan pembengkakan pada hidung. Dan untuk mengatasi hidung yang mampet, dokter akan memberikan obat semprot hidung (steroid spray) yang akan terasa hingga tenggorokan dan melonggarkan pernafasan yang mampet di hidung.

Pada kondisi deviasi septum yang parah dan ketika obat-obatan tak meredakan gejala yang ditimbulkan maka tindakan operasi Septoplasty akan dilakukan untuk memperbaiki kelainan septum nasal yang terjadi deviasi. Tindakan septoplasti bisa dikombinasikan dengan rhinoplasti yang bisa merubah struktur hidung agar tampilan hidung tampak lebih baik.

operasi deviasi septum

Tindakan operasi deviasi septum pada umumnya hanya butuh waktu kurang dari dua jam. Dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, dengan anestesi total, sehingga pasien tidak akan merasakan sakit apapun ketika tindakan operasi dilakukan.

Hidung Bengkok Akibat Benturan

Jika terjadi deviasi septum nasal akibat benturan, maka dokter akan memberikan tindakan pertama yaitu dengan memberikan obat-obatan pereda nyeri seperti ibuprofen, dan antihistamin untuk mengobati hidung yang bengkak.

Jika hidung bengkok akibat benturan tampak sangat parah, maka dokter akan segera menganjurkan untuk dilakukannya operasi septoplasti untuk memperbaiki struktur hidung yang bengkok, dengan kombinasi rhinoplasti agar penampilan hidung bisa kembali sempurna atau bahkan lebih baik dari sebelumnya.

Pengalaman Operasi Deviasi Septum

Ini adalah cerita pengalaman operasi deviasi septum dari seorang perempuan berusia 21 tahun bernama Dian. Operasi ini dilakukan pada tahun 2017 di rumah sakit THT dan Orthopedi SS Medika, Jakarta.

Gejala awal yang dirasakan Dian ketika sudah masuk bangku kuliah. Dian merasakan hidung mampet berkepanjangan, diberikan obat flu yang dibelinya hingga berminggu minggu tak kunjung sembuh juga.

Seminggu kemudian, Ia pun pergi ke dokter umum untuk memeriksakan keadaannya. Berdasarkan keluhannya, dokter pun memeriksa hidung Dian menggunakan senter kecil, dan tak menemukan kelainan apapun sehingga dokter pun meresepkan obat flu dosis tinggi.

Tiga hari kemudian, Dian merasa dia hanya bernafas menggunakan satu lubang hidung saja, dan sebelahnya mampet. Meski sudah minum obat yang diresepkan dokter, keluhan di hidungnya tak kunjung sembuh juga.

Kemudian Ia pun memutuskan untuk pergi ke dokter spesialis THT yang buka praktek di apotik 24. Dokter pun kemudian memeriksa dengan seksama. Kali ini menggunakan alat endoskop yang lentur berkamera di ujungnya, yang dimasukkan ke lubang hidung, dan dokter pun memperhatikan layar monitor. Dokter mengatakan di dalam hidung ada kemerahan seperti bengkak. Pemeriksaan pun selesai, dan dokter memberikan semprotan hidung serta beberapa obat tablet untuk di konsumsi.

Ketika hidung di semprot, memang terasa dingin dan sejuk hingga terasa di tenggorokan. Obat tablet pun dikonsumsi untuk meredakan peradangan dalam hidung. Tetapi hingga semprotan dan tablet habis, keluhan di hidung pun tak kunjung sembuh.

Kemudian Dian pun mulai mencari referensi dokter THT yang bagus agar masalah di hidungnya bisa cepat sembuh, dan beberapa orang pun merekomendasikan untuk pergi ke rumah sakit THT dan Orthopedi SS Medika, Jakarta Pusat.

Dian pun berkunjung ke SS Medika untuk periksa. Dian pun menceritakan gejala dan hasil pemeriksaan sebelumnya Kemudian dokter spesialis THT melakukan pemeriksaan dengan seksama menggunakan endoskop, dan dilanjutkan dengan rontgen untuk mengetahui secara pasti kondisi hidung Dian.

Dari hasil foto rontgen, dokter mengatakan bahwa hidung Dian mengalami deviasi septum yaitu keadaan dimana tulang rawan pada hidung miring dibagian tengah. Karena berdasarkan cerita Dian yang tak ada perubahan setelah diberikan obat, maka dokter menganjurkan untuk dilakukan operasi.

Kemudian Dian pun meminta penjelasan lebih lanjut tentang proses operasi, berapa lama pemulihannya, dan risiko yang mungkin terjadi. Dokter pun menjelaskan dengan sabar dan Dian pun memahami serta menanyakan biaya operasi deviasi septum.

Dokter pun kemudian menetapkan biaya operasi deviasi septum adalah 18 juta. Dan Dian pun kemudian pulang untuk mempertimbangkan operasi dengan kedua orang tuanya. Dan orang tuanya pun menyetujuinya. Dua hari kemudian, Dian pun kembali ke SS Medika dan menyetujui untuk melakukan operasi deviasi septum.

Dokter pun kemudian menjadwalkan untuk hari operasinya dilakukan esok hari. Kemudian dokter pun melakukan pemeriksaan pendahuluan yaitu tes darah, elektrokardiogram (pemeriksaan jantung), dan rontgen dada. Kemudian dokter pun memerintahkan esok pagi harus sudah mengurus kamar rawat inap dan langsung mondok, karena siangnya akan dilakukan operasi.

Esok harinya Dian pun sudah mengurus kamar rawat inap, dan berbaring menunggu operasi. Satu jam sebelum operasi, suster pun membawa Dian menggunakan kursi roda ke ruang tunggu operasi yang tersedia dua ranjang tidur. Dan kemudian dilakukan tensi dan timbang berat badan.

Waktu operasi telah tiba, Dian pun dibawa ke ranjang operasi dan diajak berbicara santai, dan menyuruh Dian melemaskan tangan kirinya, dan kemudian dilakukan suntik anestesi di pergelangan tangan kiri. Dian pun tak sadarkan diri ketika operasi deviasi septum dilakukan.

Selang dua jam kemudian, Dian dibawa ke kamar rawat inap dalam keadaan masih tertidur. Dan ketika sadar yang dirasakan Dian adalah haus luar biasa, tenggorokan terasa sangat kering, dengan hidung yang disumbat perban, alhasil Dian hanya bernafas menggunakan mulutnya.

Beberapa jam kemudian, darah mengalir deras dari hidung seperti mimisan, tetapi lebih banyak. Meski tak terasa nyeri, tetapi perban harus diganti terus menerus, dalam semalam bisa melakukan pergantian perban hingga 15 kali. Kata dokter kondisi seperti itu masih wajar, jadi tak perlu dikhawatirkan dan akan membaik esok hari.

Perawatan Deviasi Septum Hidung

Dokter pun memberikan resep obat dan mengajari cara membersihkan hidung selama proses pemulihan menggunakan cairan NaCl yang biasa buat infus. Agar nantinya bisa dilakukan perawatan mandiri di rumah.

Dua hari kemudian dokter pun mengijinkan Dian untuk pulang untuk melakukan proses pemulihan di rumah, dan mewajibkannya untuk kontrol ke dokter seminggu sekali. Beberapa perawatan pasca operasi deviasi septum hidung yang dilakukan Dian antara lain:

  • Membersihkan darah di dalam hidung menggunakan larutan NaCl setiap hari.
  • Tidak membasahi hidung dengan air.
  • Menjaga secara hati-hati agar hidung terlindungi dari benturan.
  • Datang ke rumah sakit untuk kontrol dokter seminggu sekali.

Proses pemulihan pasca operasi deviasi septum yang dilakukan Dian butuh waktu hingga 3 minggu, hingga luka benar-benar sembuh dan benang jahitan sudah terlepas semua. Meski indera penciuman sedikit berkurang, tetapi masalah hidung mampet sudah bisa teratasi.

Kenapa Hidung Saya Miring ?

Hidung miring yang tidak memberikan gejala apapun disebabkan karena kelainan bawaan sejak lahir. Seiring bertambahnya usia, hidung yang miring akan semakin nampak dan biasanya akan disertai gejala seperti hidung mampet sebelah atau mendengkur keras ketika tidur karena sirkulasi pernafasan terganggu.

Tindakan operasi septoplasti bisa diterapkan untuk memberbaiki tulang rawan yang menyebabkan hidung yang miring agar lurus dan presisi.

Biaya untuk operasi perbaikan hidung yang miring akan ditanggung BPJS Kesehatan atau asuransi swasta, kecuali tindakan rhinoplasti (oplas) yang merubah bentuk hidung agar lebih cantik dan sempurna, tidak ditanggung asuransi BPJS dan biaya operasi harus ditanggung sendiri.

Hidung Tidak Simetris

Hidung tidak simetris bisa terjadi karena kelainan bawaan atau akibat cedera yang sembuh namun tak sempurna, sehingga menyebabkan posisi tulang rawan tidak kembali seperti semula. Untuk memperbaiki posisi hidung agar lurus dan presisi, tindakan operasi perbaikan septoplasti perlu dilakukan.

Operasi Septum Deviasi Ditanggung BPJS

Ad 4 jenis operasi septum deviasi, antara lain:

  1. Turbinoplasty atau turbinate reduction adalah tindakan pembedahan untuk mengeluarkan struktur kecil atau mengurangi kotoran dari partikel kecil yang mengganggu sirkulasi hidung ke paru-paru.
  2. Septoplasty adalah tata laksana pembedahan untuk memperbaiki kelainan atau kecacatan pada hidung terutama bagian septum yaitu tulang rawan yang berada di tengah sebagai pembatas dua rongga hidung.
  3. Rhinoplasty adalah tindakan operasi untuk mengubah struktur hidung agar lebih menarik, yang biasanya diterapkan dalam operasi kecantikan.
  4. Rhinosseptoplasty adalah prosedur operasi kombinasi baik septoplasy maupun rhinoplasty untuk kasus deviasi septung yang kompleks.

Operasi septum deviasi ditanggung BPJS Kesehatan, sepanjang bertujuan untuk memperbaiki kecacatan yang mengganggu sistem pernafasan penderitanya. Operasi rhinoplasty dengan tujuan kecantikan (oplas) tidak ditanggung BPJS. Tetapi operasi kombinasi rhinosseptoplasty bisa ditanggung BPJS karena termasuk perbaikan kecacatan yang kompleks.

Biaya Operasi Septoplasty di Rumah Sakit Swasta

Biaya operasi septoplasty di rumah sakit swasta sangat bervariasi tergantung tindakan dari jenis operasi deviasi yang diterapkan. Jika terjadi deviasi yang kompleks tentu membutuhkan tindakan penerapan septoplasty dan rhinoplasty sekaligus, sehingga membutuhkan biaya yang lebih banyak dari sekedar septoplasty saja.

Biaya Operasi Tulang Hidung Bengkok

Sebagai referensi, berikut perkiraan biaya operasi septoplasty di rumah sakit swasta:

  • Rumah Sakit THT dan Orthopedi SS Medika, Jakarta. Menetapkan biaya sekitar 18-22 juta, sudah termasuk biaya rawat inap untuk 3 hari di kelas 1. Namun tidak termasuk obat-obatan.
  • Rumah Sakit Khusus THT-Bedah KL Proklamasi, Jakarta. Menetapkan kisaran biaya sebesar 12-20 juta rupiah. Termasuk rawat inap dan obat-obatan.
  • Rumah Sakit THT Ciranjang, Jakarta. Biaya operasi septoplasty diperkirakan sebesar 10-18 juta rupiah.

Efek Samping Operasi Septum Deviasi

Setiap tindakan operasi sedikit banyak memiliki risiko, meski terbilang kecil, ada pula kemungkinan efek samping operasi septum deviasi, antara lain:

  • Terjadinya infeksi pada bekas operasi.
  • Indra penciuman akan berkurang, tidak seperti sebelum operasi.
  • Ada kemungkinan deviasi septum kambuh lagi.
  • Kerusakan jaringan yang menyebabkan pernafasan ke paru-paru terganggu.

Pencegahan Deviasi Septum

Jika terjadi deviasi septum dari kelainan bawaan tentu tak ada yang bisa diupayakan. Tetapi ada beberapa tindakan pencegahan dari kemungkinan terjadi deviasi septum yaitu:

  • Menggunakan pelindung hidung atau helm pelindung ketika berolahraga atau berkendara roda dua.
  • Hindari kegiatan yang mungkin membahayakan hidung, seperti olahraga tinju, dan kekerasan fisik lainnya.

Labels:

septum nasi deviasi ke kiri, biaya operasi deviasi septum, operasi septum deviasi di indonesia

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi FESS : Operasi Sinusitis
  2. Pengalaman Operasi Hipertrofi Konka Hidung
  3. Pengalaman Operasi Gendang Telinga
  4. Pengalaman Operasi OMSK
  5. Pengalaman Operasi Amandel
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts