Pengalaman Operasi HNP : Operasi Syaraf Kejepit

Pengalaman Operasi HNP : Operasi Syaraf Kejepitby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi HNP : Operasi Syaraf KejepitPasti banyak sekali orang yang menderita syaraf kejepit, terutama mereka yang suka berolahraga seperti sepakbola, voli, tenis meja, basket, dan sejenisnya. Selain itu, ada pula yang menderita syaraf kejepit karena terjatuh atau kecelakaan. Dalam bahasa medis, syaraf kejepit disebut hernia nukleus pulposus atau disingkat HNP. HNP bisa terjadi karena terjadinya kerusakan jaringan ikat yang mengelilingi […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Pasti banyak sekali orang yang menderita syaraf kejepit, terutama mereka yang suka berolahraga seperti sepakbola, voli, tenis meja, basket, dan sejenisnya. Selain itu, ada pula yang menderita syaraf kejepit karena terjatuh atau kecelakaan.

Dalam bahasa medis, syaraf kejepit disebut hernia nukleus pulposus atau disingkat HNP. HNP bisa terjadi karena terjadinya kerusakan jaringan ikat yang mengelilingi cakram, sehingga bantalan yang berada dalam cakram menjadi menonjol keluar. Akibatnya sumsum tulang belakang dan saraf yang ada di area tersebut mengalami tekanan.

Untuk mengatasi masalah HNP, terus baca artikel ini karena ada bahasan tentang pengalaman operasi HNP: operasi syaraf kejepit, kisah-kisah penderita syaraf terjepit, sekaligus pengalaman sembuh dari HNP yang mungkin bisa memberikan gambaran untuk mengatasi masalah syaraf kejepit yang sedang mendera Anda.

Pengalaman Operasi HNP : Operasi Syaraf Kejepit

Pengertian HNP

HNP (Hernia Nukleus Pulposus) adalah kondisi dimana bantalan (nukleus pulposus) atau cakram (soft gel disc) yang berada di bagian tulang belakang menonjol dari posisi seharusnya, sehingga menjepit syaraf di bawah atau belakangnya. Kondisi ini sering disebut sebagai Syaraf kejepit.

Pada umumnya, HNP paling sering muncul pada bagian leher dan pinggang. Di leher, terdapat 7 ruas tulang vertebrata. Sedangkan di pinggang ada 5 ruas tulang vertebrata. Yang paling sering terkena HNP adalah di ruas 5-7, karena ruas tulang itulah yang paling sering bergerak dan mudah sekali mengalami proses degenerasi seiring bertambahnya usia.

Gejala HNP

Ada berbagai gejala yang timbul dari syaraf kejepit atau HNP. Antara lain:

  • HNP pada leher akan menimbulkan nyeri hingga ke jari-jari tangan.
  • HNP pada pinggang akan terasa nyeri hingga ke kaki, baik kanan atau kiri.
  • Sering kesemutan, hingga mati rasa.
  • Rasa nyeri di beberapa bagian tubuh.
  • Pada kondisi yang sangat parah, penderita tak mampu menahan air kencing atau menjadi sering mengompol.
  • Otot-otot melemah pada beberapa bagian.

Penyebab HNP

HNP bisa terjadi karena faktor keturunan atau genetik. Selain itu, ada banyak pula faktor yang bisa menjadi penyebab HNP atau syaraf kejepit, antara lain:

  • Kebiasaan membungkuk.
  • Mengangkat beban yang berat dengan salah posisi, atau memaksakan yang diluar kemampuannya.
  • Seringkali duduk dalam waktu lama, misalnya berkendara jarak jauh.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat memicu HNP.
  • Cedera over use atau terlalu sering menggunakan bagian tubuh tertentu dalam olahraga atau aktivitas.
  • Terjatuh atau mengalami kecelakaan.

Gambar HNP

gambar HNP
Pengobatan HNP

Pengobatan HNP

Dokter akan melakukan diagnosa fisik untuk menentukan metode pengobatan yang akan diberikan untuk mengatasi masalah syaraf kejepit pada pasien. Pada gejala ringan, metode pengobatan konservatif dengan pemberian obat-obatan biasanya menjadi pilihan utama, dengan tujuan untuk meredakan nyeri, dan memulihkan kondisi HNP.

Metode pengobatan HNP lainnya yang mungkin disarankan dokter adalah dengan fisioterapi, hidroterapi, dan berbagai program latihan yang dianjurkan oleh dokter. Dokter biasanya memberikan target untuk pengobatan konservatis selama kurang dari 2 bulan. Dan pasien diharapkan untuk datang kembali jika keluhan HNP terus berlanjut.

Jika pengobatan konservatif tak membuahkan hasil, maka dokter akan melakukan diagnosa dengan pemindaian CT Scan atau MRI, guna melihat lebih detail tentang kondisi tulang belakang. Tes EMG (elektromiografi) juga mungkin diterapkan untuk mengetahui aktivitas motorik saat otot berkontraksi.

Jika ditemukan masalah pada bantalan yang sudah menonjol parah dan menimbulkan gejala yang sangat mengganggu pada penderitanya, maka tindakan pembedahan perlu dilakukan. Metode umum yang diterapkan dalam oeprasi HNP, antara lain:

  • Operasi ACDF (Anterior Cervical Discectomy and Fusion).
  • Prosedur operasi mikrodisektomi (Minimally invasive microendoskopy discectomy)
  • Prosedur operasi PCD (Posterior cervical discectomy).

Dari ketiga metode operasi tersebut, prosedur mikrodisektomi paling sering digunakan untuk menangani syaraf kejepit. Prosedur ini dilakukan dengan cara mengangkat bantalan pada tulang belakang dengan maksud agar tekanan pada saraf tulang belakang berkurang, sehingga dapat meredakan gejala.

Biaya operasi syaraf kejepit dengan BPJS

Peserta BPJS Kesehatan bisa bernafas lega, karena biaya operasi syaraf kejepit akan ditanggung BPJS seluruhnya, termasuk biaya rawat inap dan obat-obatan. Khusus rawat inap, BPJS hanya akan menanggung rawat inap sesuai dengan kelas peserta selama 3 hari. Jika melebihi yang ditanggung, pasien akan dikenakan biaya tambahan.

Biaya Operasi HNP Tulang Belakang Di Rumah Sakit Swasta

Memang tidak semua rumah sakit umum daerah mampu menangani HNP dan melakukan operasi. Biasanya, dokter spesialis rumah sakit umum daerah akan memberikan rujukan operasi ke rumah sakit khusus ortopedi atau syaraf yang memiliki fasilitas lengkap.

Biaya operasi HNP tulang belakang di rumah sakit swasta berkisar antara 50-75 juta rupiah. Biaya tersebut sudah termasuk obat-obatan dan rawat inap selama 3 hari di kelas 1 atau 2. Namun belum termasuk biaya pemeriksaan pendahuluan atau pasca operasi, seperti fisioterapi.

Biaya Operasi HNP Di Penang

Ada beberapa rumah sakit kelas internasional di Penang yang bisa dirujuk untuk operasi HNP. Salah satu diantaranya adalah Loh Guan Lye yang memiliki poli bedah khusus untuk menangani masalah HNP.

Biaya operasi HNP di Penang khususnya di Loh Guan Lye berkisar antara 80-120 juta rupiah, sudah termasuk biaya kamar rawat inap di kelas 1 dan obat-obatan. Namun demikian, biaya tersebut adalah perkiraan untuk tindakan operasi yang umum. Karena biasanya dokter akan menerapkan prosedur berbeda terhadap setiap pasien, sesuai dengan masalahnya. Sehingga sebaiknya persiapkan dana lebih dari yang diperkirakan sebelum memutuskan untuk melakukan operasi HNP di Penang.

Apakah Saraf Kejepit Bisa Sembuh Tanpa Operasi ?

Tentu saja bisa. Sebagian besar penderita HNP bisa sembuh dengan sendirinya. Jika gejala yang ditimbulkan belum parah dan akut serta sangat mengganggu aktivitas penderitanya. Namun, jika kondisi semakin parah dan gejala HNP terus berlanjut, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter. Dan jangan takut dokter menganjurkan untuk operasi, karena tidak semua kondisi syaraf kejepit perlu tindakan operasi.

Cara Menyembuhkan HNP Tanpa Operasi

Dokter pun tidak melulu menganjurkan untuk dilakukan operasi, tergantung dari kondisi setiap pasien. Sebagai pertolongan pertama, dokter akan memberikan berbagai langkah menyembuhkan HNP tanpa operasi, sebagai berikut:

Terapi Obat HNP

Dokter akan memberikan obat-obatan untuk meredakan gejala seperti obat anti nyeri, multivitamin untuk syaraf, obat pelumas tulang sendi, dan sebagainya.

Fisioterapi HNP

Fisioterapi adalah metode latihan fisik untuk mengurangi gejala sekaligus menyembuhkan kondisi HNP. Dokter akan memberikan rujukan pada pasien HNP untuk datang ke dokter spesialis fisioterapi. Biaya sekali terapi untuk fisioterapi antara 100-200 ribu rupiah.

Hidroterapi Syaraf Kejepit

Jika rumah sakit memiliki fasilitas lengkap, maka metode hidroterapi juga mungkin akan diterapkan. Yaitu terapi fisik menggunakan air hangat untuk meredakan gejala HNP.

Akupuntur Untuk HNP

Jika dalam kondisi HNP yang tidak menimbulkan gejala yang parah, dokter juga dapat menerapkan metode akupuntur untuk meredakan gejala yang sedang. Namun, tidak semua dokter spesialis akan menganjurkan metode akupuntur ini. Karena secara medis memang masih kurang penelitian tentang efektivitas dari metode akupuntur.

Posisi Tidur Penderita Syaraf Kejepit

Dokter pun biasanya menyarankan posisi tidur penderita syaraf kejepit agar kaki lebih tinggi dari badan, dan tidak boleh menggunakan bantal yang terlalu keras dan terlalu tinggi. Serta menghindari alas yang keras, agar tidur bisa nyaman. Selain itu, penderita HNP agar menghindari tidur tengkurap karena dapat mengganggu pernafasan.

Jenis Olahraga Untuk Saraf Kejepit

Dokter menyarankan bagi penderita HNP agar menghindari segala jenis olahraga yang menggunakan kekerasan fisik. Dan menganjurkan olahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, peregangan di tempat, treadmill, dan yoga.

HNP Sembuh Dengan Berenang

Pada beberapa kasus HNP yang ringan hingga sedang, HNP bisa sembuh dengan berenang. Tetapi sangat kondisional karena tidak semua penderita HNP dapat sembuh juga dengan berenang. Diyakini bahwa gerakan renang dapat memperlancar peredaran darah, dan meredakan gejala syaraf kejepit.

Jus Buah Untuk Syaraf Kejepit

Bagi penderita HNP, harus banyak konsumsi buah dan sayur. Hindari makanan yang berlemak dan memiliki kandungan kolesterol tinggi. Jus buah untuk syaraf kejepit yang paling dianjurkan adalah jus buah yang mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi guna memberikan vitamin pada syaraf yang terjepit, seperti buah alpukat, jeruk, lemon, pisang dan strowberi.

Pengalaman Operasi HNP atau Operasi Syaraf Kejepit

Ini adalah cerita pengalaman operasi HNP atau operasi syaraf kejepit yang datang dari Anwar, seorang karyawan perusahaan swasta di Jakarta, yang kini berusia 32 tahun. Meski usia sudah kepala tiga, tetapi Anwar sangat aktif dan bergabung di tim futsal kantor yang biasa bermain seminggu sekali.

Hampir tiap minggu, Anwar bersama teman kantornya bermain futsal untuk menjaga stamina dan tubuhnya agar tetap fit, tetapi tak menyangka malah beberapa hari kemudian ia jalan terpincang-pincang karena rasa sakit dari pinggang hingga berasa ke kaki kanannya.

Meskipun rasa nyeri yang kadang timbul dan kadang pergi, Anwar masih aktivitas seperti biasa, dengan harapan rasa nyeri akan hilang dengan sendirinya. Ia pun olahraga ringan, berenang, dan peregangan di rumahnya, tetapi rasa nyeri di pinggang dan kakinya masih sering kambuh.

Karena intensitas nyeri semakin sering, ia pun mendatangi tukang urut beberapa kali, bahkan ke tukang pijat spesialis syaraf kejepit, tetapi tak membuahkan hasil yang memuaskan, karena tak lama kemudian nyeri pinggang dan kaki pun tetap datang, bahkan sakitnya lebih dari biasanya.

Hampir setahun berselang setelah rasa nyeri pinggang pertamanya datang, ia pun masih bekerja seperti biasa dengan rasa nyeri yang masih bisa di tahan, dan puncaknya ketika pagi hari setelah bangun tidur, kaki kanannya sama sekali tak bisa digerakkan. Sehingga ia pun dipapah oleh istrinya dan kemudian Anwar di bawa ke rumah sakit orthopedi SS Medika.

Dokter pun melakukan pemeriksaan fisik dan EMG untuk mengetahui respon saraf motorik yang ada di tulang belakang, dan kecurigaan dokter pun muncul bahwa Anwar terkena HNP, lalu untuk memastikan dugaannya itu, dokter pun menyuruh Anwar untuk melakukan tes lanjutan yaitu CT Scan agar pencitraan ruas tulang lebih jelas, dan hasilnya pun tampak jelas bahwa di ruas 5 tulang belakang mengalami tonjolan akibat bantalan yang keluar dari cakram.

Dari hasil CT scan dan gejala yang ditimbulkan sudah cukup parah, dokter pun menganjurkan kepada Anwar untuk secepatnya dilakukan operasi HNP atau operasi syaraf kejepit. Tak berpikir lama, Anwar pun langsung menyetujuinya. Karena sudah lelah mengalami nyeri pinggang yang tak berkesudahan.

Jadwal operasi pun di tentukan seminggu kemudian, dan sebelum itu, Anwar diwajibkan menjalani serangkaian tes pendahuluan, dari mulai tes darah, rekam jantung, dan konsultasi ke dokter anestesi untuk menentukan jenis obat yang akan digunakan. Dua hari sebelum operasi, semua hasil rangkain tes pendahuluan tak ditemukan kelainan, sehingga Anwar dinyatakan siap untuk dioperasi.

Sehari sebelum operasi, Anwar sudah dihubungi oleh perawat untuk segera mondok di rumah sakit, sebagai persiapan awal sebelum operasi. Anwar yang ditemani istrinya pun segera melakukan persiapan untuk menjalani rawat inap, dengan membawa baju dan kebutuhan lainnya.

Pada sore hari, perawat pun memeriksa kondisi Anwar dengan melakukan tensi dan menyuruhnya untuk berpuasa mulai jam 10 malam hingga esok hari. Pagi hari sang perawat kembali datang dan menyuruh Anwar untuk mandi dengan sabun antiseptik, dan mengganti pakaiannya dengan baju operasi.

Sejam menjelang operasi, Anwar sudah dibawa ke ruang tunggu operasi, dan kemudian ia pun dibawa menuju ruang operasi dan sudah dinantikan oleh 4 dokter yang tersenyum ramah padanya. Dokter hanya berbicara agar rileks saja dan kemudian lengan kanannya pun di suntik, dan kurang dari satu menit kemudian Anwar pun sudah tak ingat apa-apa lagi karena ia tertidur dengan pulasnya akibat dari obat anestesi.

Satu setengah jam berlalu, dan istri Anwar sudah dikabari oleh suster bahwa operasi sudah dijalankan dan berjalan dengan lancar, tetapi Anwar masih berada di ruang tunggu operasi hingga nanti siuman baru dipindahkan ke kamar rawat inap.

Pengalaman Sembuh Dari HNP

Pasca operasi HNP di rumah sakit SS Medika, Anwar dibawa ke kamar rawat inap untuk di opname selama 2 hari. Dan kemudian Anwar sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, tetapi seminggu kemudian harus kontrol kembali ke dokter untuk memeriksa kondisi Anwar pasca operasi. Dokter pun menganjurkan untuk selalu memakai korset selama masa pemulihan agar jalannya bisa tegak dan tidak membungkuk, agar tidak terjadi penekanan pada tulang belakang.

Setelah seminggu pasca operasi HNP, Anwar kembali kontrol ke dokter dan sudah mengalami perkembangan yang signifikan karena ia sudah bisa berjalan normal kembali seperti sedia kala. Dan dokter pun hanya memeriksa fisik saja, dan dokter pun mengatakan, jika ada keluhan lagi, segera datang kembali ke rumah sakit.

Testimoni Sembuh Dari Syaraf Kejepit

Anwar pun menyimpulkan bahwa jika mengalami syaraf kejepit yang sudah parah dan menimbulkan gejala yang tak wajar dan sangat mengganggu sebaiknya segera ke dokter dan operasi HNP, karena pengobatan apapun seperti obat-obatan hanya menunda dan menahan rasa sakit, tetapi tidak mengobati, apalagi terapi pijat yang justru bisa memperparah kondisi syaraf kejepit jika therapis kurang berpengalaman.

Pantangan Syaraf Kejepit

Bagi penderita HNP atau syaraf kejepit, terdapat beberapa pantangan, antara lain:

  • Hindari angkat berat atau aktivitas yang bisa menimbulkan penekanan pada tulang belakang.
  • Jangan duduk atau berdiri terlalu lama.
  • Hindari membungkukkan tubuh secara tiba-tiba, tanpa ada penopang.
  • Jangan berkendara jarak jauh.

Kisah Kisah Penderita Syaraf Terjepit

Salah satu kisah penderita syaraf kejepit dialami oleh Baim Wong sekitar 2 bulan lalu, dimana ia sedang berolahraga seperti biasanya, yaitu di gymnastic…..sedang melakukan angkat beban, tetapi kali ini, ia ingin meningkatkan beban lebih dari biasanya. Tak lama kemudian ia pun meringis kesakitan di pinggang, dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Setelah di lakukan pemeriksaan, dokter menyimpulkan bahwa Baim Wong menderita syaraf terjepit sehingga harus di operasi. Meski sedikit takut, tetapi dokter menjelaskan bahwa dengan operasi endoskopi tingkat keberhasilannya diatas 90% dengan waktu pemulihan yang sangat singkat karena hanya membutuhkan sayatan kecil sekitar 0,7 mm.

Mendengar penjelasan dokter itu pun, Baim setuju untuk dilakukan operasi syaraf kejepit dengan metode endoskopi. Dan ia pun menjalani beberapa pemeriksaan pendahuluan sebelum operasi dilakukan. Singkat cerita, operasi Baim pada tulang belakangnya pun berhasil, dan memakan waktu 1,5 jam. Dan kini, Baim Wong sepertinya sudah sehat dan aktivitas seperti biasanya.

Komplikasi HNP

Jika kondisi HNP terus berlanjut tanpa penanganan yang tepat bisa mengakibatkan berbagai masalah lainnya. Demikian pula dengan dilakukannya tindakan operasi HNP, yang bisa menimbulkan berbagai komplikasi HNP antara lain:

  • Terjadi infeksi pada bekas sayatan pembedahan.
  • Gangguan syaraf di tulang belakang.
  • Kelumpuhan akibat kerusakan permanen.
  • Inkontinensia urine atau tinja.

Pencegahan HNP

Ada beberapa langkah untuk mencegah terjadinya HNP atau syaraf kejepit, antara lain:

  • Lakukan peregangan yang cukup sebelum aktivitas olahraga.
  • Terapkan pola hidup sehat.
  • Lakukan diet sehat agar terhindar dari obesitas.
  • Jangan paksakan tubuh di luar kemampuan, seperti angkat beban yang terlampau berat.
  • Cukupkan istirahat, jangan gunakan tangan atau kaki secara berlebihan.
  • Latihlah pernafasan agar teknik mengangkat beban jadi lebih baik.

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Sendi Lutut : Operasi Total Knee Replacement
  2. Pengalaman Operasi Tulang Belakang
  3. Pengalaman Operasi Skoliosis
  4. Pengalaman Operasi Patah Tulang
  5. Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles Tendinitis
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts