Pengalaman Operasi Katup Jantung Bocor

Pengalaman Operasi Katup Jantung Bocorby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Katup Jantung BocorJantung merupakan organ vital dari tubuh manusia. Sayangnya berdasarkan data, kelainan kelahiran dengan katup jantung bocor terbilang tinggi, setidaknya ada 1 dibanding 100 kelahiran yang mengalami gejala katup jantung bocor. Penyakit katup jantung bocor tidak bisa sembuh sendiri kecuali ada tindakan operasi perbaikan katup atau penggantian katup jantung yang bocor, karena obat-obatan yang ada saat […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Jantung merupakan organ vital dari tubuh manusia. Sayangnya berdasarkan data, kelainan kelahiran dengan katup jantung bocor terbilang tinggi, setidaknya ada 1 dibanding 100 kelahiran yang mengalami gejala katup jantung bocor.

Penyakit katup jantung bocor tidak bisa sembuh sendiri kecuali ada tindakan operasi perbaikan katup atau penggantian katup jantung yang bocor, karena obat-obatan yang ada saat ini hanya untuk memperlambat efek dari kebocoran katup tersebut.

Namun demikian bagi orang dewasa faktor risiko kelainan jantung bisa dicegah dengan gaya hidup sehat dan olahraga yang teratur. Karena seiring dengan penuaan, kinerja jantung juga mengalami penurunan sehingga tindakan pencegahan sangat perlu dilakukan.

Pengalaman operasi katup jantung bocor

Pengertian Katup Jantung Bocor

Jantung memiliki empat katup yang kesemuanya berfungsi layaknya pintu gerbang searah untuk menjaga agar aliran darah berjalan dengan benar. Katup jantung berada di beberapa bagian jantung antara lain:

  • Katup Trikuspid, berada di tengah bagian antara atrium kanan dan bilik kanan.
  • Katup Mitral, berada di antara serambi kiri dan bilik kiri.
  • Katup Pulmonal, yaitu berada di antara arteri pulmonaris dan bilik kanan. Katup ini berfungsi untuk mendapatkan oksigen dari aliran darah ke paru.
  • Katup aorta, berada di aorta dan bilik kiri. Katup Aorta ini berperan sebagai pembawa oksigen dalam darah ke seluruh bagian tubuh

Katup jantung bocor diantara salah satu dari empat katup akan terjadi gangguan aliran darah yang merimbas kepada beberapa bagian badan, sesuai dengan tugas dan fungsi dari katup tersebut.

Penyebab Katup Jantung Bocor

Jika terdapat kelainan sejak lahir, penyebabnya secara pasti tidak diketahui, tetapi biasanya ada gen atau faktor keturunan, dari keluarga yang memiliki riwayat kebocoran katup jantung.

Penyebab penyakit jantung sangat banyak faktornya, antara lain:

  • Terganggunya kerja jantung karena faktor usia yang menua.
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi penyebab tertinggi kasus penyakit jantung.
  • Jaringan yang rusak akibat adanya serangan jantung.
  • Proses aterosklerosis.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh pada penderita atau disebut autoimun.
  • Endokarditis.
  • Radioterapi.
  • Kalsium yang tidak terserap secara baik oleh tulang, akan terbawa darah dan bisa menyebabkan gangguan pada katup jantung akibat penumpukan kalsium.
  • Riwayat keluarga yang mengidap penyakit jantung.

Gejala Katup Jantung Bocor

Katup jantung bocor dapat memberikan gangguan pada sistem peredaran darah. Beberapa gejala terjadinya katup jantung bocor antara lain:

  • Penderita akan mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas.
  • Timbul rasa nyeri di dada.
  • Kepala pusing.
  • Mudah lelah dan pada waktu tertentu bisa pingsan.
  • Kaki dan perut serta pergelangan kaki mengalami pembengkakan.
  • Jantung berdebar, atau tak beraturan.
  • Batuk darah.

Gambar Katup Jantung Bocor

katup jantung bocor
gambar katup jantung bocor

Pengobatan Katup Jantung Bocor

Tidak ada obat khusus untuk mengobati katup jantung bocor, tetapi ada beberapa obat yang digunakan untuk meminimalisir gejala agar tidak semakin bertambah parah. Obat yang biasa di resepkan dokter antara lain:

  • Golongan obat diuretik yang berfungsi untuk mengurangi beban jantung dengan cara dikeluarkannya cairan dari aliran darah.
  • Beta Blockers, obat bagi penderita hipertensi untuk membantu kinerja jantung agar tidak berdebar keras. Salah satunya adalah bisoprolol.
  • Antikoagulan, fungsi dari obat ini untuk memperlambat proses pembekuan darah. Sehingga tidak ada gumpalan yang menghambat aliran darah ke katup jantung.
  • Amiodarone, obat yang berfungsi untuk mengurangi jantung berdebar agar lebih beraturan.
  • Nitrogliserin, peringan kerja jantung dengan cara mengatur aliran darah, agar tidak adanya pembalikan arah aliran darah.

Operasi katup jantung bocor dapat dilaksanakan apabila gejala dan efek yang ditimbulkan dapat mengancam nyawa penderita. Agar tidak menimbulkan efek buruk pasca operasi, dokter biasanya lebih cenderung untuk melakukan perbaikan katup jantung, daripada melakukan penggantian katup jantung yang diperlukan tindakan lanjutan seumur hidup berupa obat pengencer darah.

Pengalaman Operasi Katup Jantung Bocor

Ini adalah pengalaman operasi katup jantung bocor yang dialami oleh keponakan penulis sendiri. Dia adalah Ryan, seorang bayi laki-laki yang sudah mendapat kelainan katup jantung bocor sejak Ia dilahirkan 5 tahun lalu.

Dokter yang mendiagnosa sejak awal sudah menemukan kelainan ini bahkan sejak masih dalam kandungan. Ketika itu sudah masuk kandungan 7 bulan, dokter sudah mengatakan ini kepada ibu dan ayah dari Ryan, meski harapan hidup kecil sekitar 50-50 lanjutnya, tetapi dokter pun memberikan solusi untuk dilakukan operasi “tembak” kebocoran tersebut. Entah apa itu maksudnya, tetapi dokter mengatakan itu mungkin untuk memudahkan pemahaman kepada orang awam. Tentu biayanya sangat mahal, pungkasnya.

Karena ayah dari Ryan adalah orang yang berada, Ia akan menyanggupinya untuk operasi setelah bayi dilahirkan, karena hal ini butuh penanganan segera, karena jika tidak dioperasi tentu bayi akan menderita sesak nafas, jantung berdebar, dan lain sebagainya.

Tibalah waktu Ryan dilahirkan, dokter sudah mempersiapkan segalanya termasuk inkubator sebagai langkah pertolongan awal, kemudian dokter membuat surat rujukan untuk ke rumah sakit Sardjito di Yogyakarta, untuk dilakukan operasi katup jantung bocor disana yang memiliki fasilitas lengkap.

Ayah Ryan langsung membawanya ke rumah sakit Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut atas masalah yang dihadapi sang bayi kecil Ryan. Kondisi fisik Ryan waktu itu normal, lengkap tak cacat apapun di bagian luar, dan beratnya pun 3,1 kg, hanya nafasnya tidak seperti bayi normal lainnya dimana denyutnya lebih cepat, terasa berdebar kencang dan nafasnya seperti mengorok.

Sesampainya di rumah sakit Sardjito, Ryan langsung dibawa ke ruang IGD, sembari Ayah Ryan mengurus administrasi dan konsultasi dengan dokter. Dokter memeriksa surat rujukan dan hasil pemeriksaan USG dan rontgen yang sudah dilakukan di rumah sakit tingkat 1 sebelumnya. Selanjutnya dokter melakukan pemeriksaan lanjutan dengan MRI serta CT Scan, untuk memastikan kondisi Ryan sebenarnya.

Dokter lebih lanjut mengatakan akan melakukan operasi katup jantung bocor pada Ryan, dengan biaya yang sangat mahal, tetapi tingkat keberhasilannya tergolong sangat tinggi, sekitar 95% akan berhasil, dan Ayah Ryan langsung bersemangat dan menjabat tangan sang dokter pertanda setuju.

Ibu Ryan sesekali memberinya ASI di ruang IGD, kemudian dokter menjadwalkan untuk operasi 1 hari kemudian, dan keluarga dari ayah Ryan waktu itu juga ikut mengantar, dan kemudian dicarikanlah kontrakan rumah dekat dengan rumah sakit Sardjito agar ketika menjenguk lebih dekat dan keluarganya pun tidak kecapaian untuk bolak balik ke kota asal. Karena dokter waktu itu mengatakan bahwa Ryan setidaknya butuh waktu rawat inap hingga 2 minggu lamanya.

Hari operasi yang ditentukan telah tiba. Ryan dibawa ke ruang operasi. Tentu keluarga tidak bisa melihat bagaimana jalannya operasi, keluarga hanya menunggu harap-harap cemas. Setelah 4 jam menunggu, akhirnya Ryan dibawa ke kamar inap dengan kondisi masih belum sadar, dengan alat bantu detak jantung terpasang. Terdapat sayatan yang ditutup perban dibagian bawah dada kanan.

Pasca operasi katup jantung bocor, kondisi Ryan kian membaik, 3 jam setelah operasi Ryan mulai sadar tangannya bergerak tetapi hanya sebagian, dan dokter mengatakan bahwa operasi katup jantung bocor pada Ryan dinyatakan berhasil, selanjutnya biarkan Ryan untuk istirahat hingga kondisinya benar-benar pulih.

Seminggu berlalu Ryan dinyatakan boleh pulang untuk rawat jalan. Setelah 2 minggu, Ryan harus dibawa kembali ke rumah sakit Sardjito untuk menjalani cuci darah atau apalah itu, dan ini terus dilakukan. Hingga Ryan usia 2 tahun, setiap bulan harus melakukan kontrol ke rumah sakit Sardjito, dan setelah usia 2 tahun kondisi Ryan sehat seperti anak normal lainnya

Kini usia Ryan sudah genap 5 tahun, dia tumbuh dengan baik dan tanpa kendala suatu apapun, beratnya pun sudah mencapai 17 kg, sangat aktif dan suka berlari-lari, tetapi kontrol dokter masih tetap dilakukan, setiap 2 bulan sekali.

Biaya yang dikeluarkan ketika awal operasi katup jantung bocor di rumah sakit Sardjito sekitar 60 juta rupiah, dan hingga 5 tahun untuk rawat jalan cuci darah dan sebagainya tentu lebih dari 100 juta sudah dihabiskan untuk pengobatan Ryan, tetapi hasilnya pun tidak mengecewakan karena Ryan tumbuh dengan baik dan sehat.

Efek Samping Operasi Jantung Bocor

Efek samping operasi jantung bocor tergantung dengan tindakan operasi yang dilakukan. Jika melakukan penggantian katup jantung yang bocor, maka seumur hidup pasien diharuskan mengkonsumsi obat pengencer darah agar tidak terjadi penggumpalan darah yang bisa menghambat aliran darah.

Efek samping yang lebih parah adalah terjadinya pendarahan karena gagal jantung karena ketidakmampuan jantung untuk memompa darah karena pelemahan otot-otot jantung. Tetapi risiko ini tergolong kecil.

Klep Jantung Bocor Bisa Sembuh ?

Klep jantung bocor atau katup jantung bocor bisa sembuh dengan tata laksana operasi katup jantung, baik dengan perbaikan katup jantung atau penggantian katup jantung yang bocor. Karena hingga saat ini, tidak ada obat-obatan khusus yang bisa menyembuhkan kondisi katup jantung bocor, yang ada hanyalah menghambat efek penggumpalan darah.

Operasi perbaikan katup jantung bisa dilakukan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Apalagi teknik Transcatheter Aortic Valve Replacement (TAVR) sudah sangat canggih tanpa pembedahan di area jantung, hanya menggunakan alat kateter untuk melakukan penggantian katup jantung yang bocor.

Resiko Operasi Katup Jantung

Setiap tindakan operasi pasti ada resiko yang harus ditanggung. Dengan kemajuan ilmu kedokteran saat ini, resiko operasi katup jantung sangat kecil sekali, bahkan dengan teknik Transcatheter Aortic Valve Replacement (TAVR), tingkat keberhasilan hingga 99%.

Namun demikian, secanggih apapun teknologi yang digunakan, ada juga resiko yang mungkin bisa terjadi setelah operasi katup jantung bocor, antara lain: infeksi bekas sayatan operasi, pendarahan, hingga terjadinya stroke.

Hidup Dengan Jantung Bocor

Orang yang hidup dengan jantung bocor tentu akan sangat menderita, karena berbagai gejala akan timbul seperti jantung berdebar, kesulitan bernafas, sering sakit kepala akibat penghabatan aliran oksigen dalam darah, penderita sangat mudah lelah, pingsan dan sebagainya.

Tentu akan sangat berisiko jika jantung bocor tak segera mendapat penanganan medis sebagai tindak lanjut adanya kebocoran (katup jantung bocor) oleh dokter spesialis jantung (Dr. Sp.JP. K), karena resiko terburuknya adalah kematian.

Biaya Operasi Katup Jantung Bocor di Penang

Biaya operasi katup jantung bocor di Penang Malaysia sangat kompetitif. Di Penang, terdapat rumah sakit dengan fasilitas terbaik yaitu Gleneagles Penang Hospital. Dengan spesialiasi jantung, ortopedi dan kanker.

Gleneagles memiliki 70 lebih dokter berpengalaman dengan 360 kamar rawat inap dari mulai kelas bawah yang biaya permalam kamarnya mulai dari 110 RM (330 ribu) hingga VVIP, yang permalamnya mencapai 550 RM atau sekitar 1,95 juta per malam.

Untuk tindakakan operasi berkaitan dengan jantung, Gleneagles Penang menetapkan harga mulai dari 20 ribu RM atau sekitar 70 juta rupiah. Belum termasuk biaya kamar, obat-obatan, dan lain sebagainya yang mungkin bisa ditambahkan 30%-50% dari biaya operasi katup jantung bocor.

Operasi Katup Jantung di RS Harapan Kita

Rumah sakit Harapan Kita merupakan salah satu rujukan untuk melakukan operasi jantung. Baik katup jantung yang bocor, pasang ring jantung, gagal jantung, cangkok jantung, dan sebagainya. Dengan fasilitas yang sangat lengkap, tetapi kabarnya untuk dapat operasi jantung di RS Harapan Kita harus antri lebih dahulu, dan kabarnya antriannya bisa mencapai 1000 orang lebih.

Teknologi yang digunakan RS Harapan Kita sangat canggih. Dokter bisa melakukan penggantian katup jantung bocor dengan metode TAVI atau TAVR, yaitu tindakan penggantian katup jantung tanpa dilakukannya operasi konvensional. Hanya sayatan kecil dibagian selangkangan, untuk memasukan alat TAVR maka bisa dikontrol melalui monitor, dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, dengan risiko yang sangat kecil.

Biaya Operasi Transcathether Aortic Valve Implantation (TAVI) / Transcatheter Aortic Valve Replacement (TAVR)

Transcatheter Aortic Valve Replacement/Implantation (TAVR/TAVI) merupakan tindakan penggantian katup jantung aorta yang bermasalah dengan metode sayatan ringan. Tata laksana TAVI/TAVR hanya membutuhkan waktu 2 jam saja, dengan waktu pemulihan satu minggu, berbeda dengan bedah konvensional yang membutuhkan waktu pemulihan hingga 3 bulan.

Biaya operasi kelainan katup jantung aorta dengan metode TAVI atau TAVR masih sangat mahal. Di rumah sakit Singapura, operasi katup jantung memakan biaya sekitar 1,2 miliar. Sedangkan di rumah sakit Harapan Kita hanya berkisar antara 550-650 juta saja.

BPJS Kesehatan tak menanggung biaya operasi katup jantung dengan metode TAVI/TAVR karena biayanya yang sangat mahal, sehingga pasien harus menanggung sendiri biaya operasi dengan metode tersebut secara mandiri.

Komplikasi Katup Jantung Bocor

Jika tidak mendapat penanganan dengan cepat dan segera, kondisi katup jantung bocor bisa menimbulkan komplikasi ynag serius, diantaranya:

  • Gagal jantung, yaitu kondisi dimana jantung tak mampu lagi memompa darah karena lemahnya otot jantung.
  • Komplikasi lainnya adalah stroke.
  • Darah yang menggumpal bisa menyumbat aliran darah, sehingga terjadi komplikasi lanjutan terhadap organ dalam lainnya.
  • Jantung berdebar tak beraturan.

Pencegahan Katup Jantung Bocor

Mencegah terjadinya katup jantung bocor bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan positif seperti melakukan olahraga teratur, jangan memaksakan fisik berlebihan, konsumsi makanan yang sehat, jauhi stress yang bisa memicu darah tinggi, hindari makanan berkolesterol tinggi, serta rajin untuk kontrol dokter setiap 6 bulan sekali untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh.

Diet sehat juga bisa sebagai langkah awal jantung sehat karena bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah, selain itu konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin tinggi dan antioksidan juga bisa mencegah terjadinya penyakit jantung.

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Bypass Jantung
  2. Pengalaman Operasi Varikokel
  3. Pengalaman Operasi Wasir : Operasi Ambeien
  4. Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid – Operasi Kelenjar Tiroid – Operasi Kelenjar Gondok
  5. Pengalaman Operasi FAM : Cerita Pengalaman Fibroadenoma Mammae
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts