Pengalaman Operasi Penderita Kanker Prostat

Pengalaman Operasi Penderita Kanker Prostatby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Penderita Kanker ProstatKanker prostat merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh para pria dibanding jenis kanker lainnya. Bahkan berdasarkan data yang dihimpun WHO, ada sekitar 1,3 juta penderita kanker prostat di dunia, dan di Indonesia kanker prostat menempati posisi kedua yang paling banyak diderita kaum pria. Fungi prostat adalah reproduksi dan ekskresi atau pembuangan zat sisa. Kelenjar […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Kanker prostat merupakan kanker yang paling banyak diderita oleh para pria dibanding jenis kanker lainnya. Bahkan berdasarkan data yang dihimpun WHO, ada sekitar 1,3 juta penderita kanker prostat di dunia, dan di Indonesia kanker prostat menempati posisi kedua yang paling banyak diderita kaum pria.

Fungi prostat adalah reproduksi dan ekskresi atau pembuangan zat sisa. Kelenjar prostat ini terletak di rongga panggul pria. Gangguan prostat berawal dari peradangan dan pembesaran prostat jinak dan kemudian berubah menjadi kanker. Penyebab kanker prostat bisa dari banyak faktor, yang akan kita bahas lebih lanjut dalam artikel ini. Selain itu juga ada cerita tentang pengalaman operasi penderita kanker prostat yang bisa memberikan gambaran bagaimana proses pengobatan kanker prostat.

Pengalaman operasi penderita kanker prostat

Pengertian Kanker Prostat

Prostat berupa kelenjar yang berada di rongga panggul pria. Keganasan yang berkembang pada kelenjar tersebut disebut kanker prostat. Pada mulanya, terjadi peradangan prostat yang menyebabkan gangguan saluran kencing, dan juga gangguan ejakulasi. Kanker prostat berkembang sangat lambat, biasanya menyerang para pria berusia lanjut diatas 60 tahun.

Gejala Kanker Prostat Pada Usia Muda

Pada mulanya, gangguan prostat hampir tak dirasakan penderitanya. Seiring terjadi peradangan dan pembesaran kelenjar prostat, maka akan muncul gejala seperti:

  • Frekuansi buang air kecil lebih tinggi, ketika malam hari.
  • Kesulitan menahan buang urin, dan kandung kemih berasa seperti penuh.
  • Rasa tidak nyaman ketika ejakulasi.
  • Kelamin terasa panas ketika buang air kecil.
  • Berkurangnya tekanan ketika buang air kecil.
  • Jika kanker prostat sudah stadium lanjut, maka bisa bermetastasis ke bagian tulang, sehingga tulang belakang dan pangkal paha terasa nyeri.

Penyebab Kanker Prostat

Sel yang mengalami perubahan tak normal adalah penyebab kanker. Faktor yang memicu terjadinya kanker prostat antara lain:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Kurang asupan serat.
  • Terpapar radiasi dan bahan kimia.
  • Faktor penuaan.
  • Tertular penyakit seksual.
  • Faktor keturunan atau riwayat keluarga.

Makanan Penyebab Prostat

Tidak ada penelitian khusus tentang makanan penyebab prostat, dan tak ada makanan yang secara spesifik menjadi penyebab terjadinya kanker prostat. Tetapi dipercaya jika konsumsi alkohol, daging olahan dan minuman berkarbonasi secara berlebihan bisa memicu kanker prostat.

Gambar Kanker Prostat

gambar kanker prostat
Stadium kanker prostat

Pengobatan Kanker Prostat

Dokter akan melakukan diagnosa dengan wawancara pasien, kemudian melakukan pemeriksaan fisik dengan cara meraba bagian rektum dan menemukan benjolan atau merasakan sesuatu pertumbuhan dalam rektum.

Diagnosa Kanker Prostat

Untuk memastikan kondisi pasien, dokter harus melakukan pemeriksaan penunjang dengan cara:

Tes Prostate-Specific Antigen (PSA)

Dokter akan memeriksa kadar PSA atau protein yang dihasilkan oleh kelenjar prostat dalam darah penderita. Ini merupakan tes tahap awal untuk dapat melakukan deteksi kanker prostat.

Biopsi Prostat dan Ultrasonografi Transrektal

Jika hasil tes PSA menyimpulkan dugaan adanya kanker prostat, maka pemeriksaan selanjutnya adalah dengan biopsi, yaitu pengambilan sampel dari jaringan prostat untuk dilakukan penelitian di laboratorium. Ultrasonografi membantu proses pengambilan sampel dengan gelombang suara menghasilkan visualisasi kelenjar prostat.

CT Scan dan MRI Panggul

Jika hasil biopsi ditemukan adanya sel kanker, maka langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pemindaian pada bagian panggul untuk mengetahui tingkat penyebaran kanker.

Langkah pengobatan kanker prostat dilakukan berdasarkan tingkat serangan sel kanker. Pada stadium awal, operasi pengangkatan prostat atau prostatektomi adalah langkah terbaik yang bisa dilakukan dokter. Karena pada kanker prostat stadium lanjut, tindakan operasi hanyalah upaya yang sia-sia.

Operasi Prostat Metode Laser

Operasi prostat metode laser digunakan untuk memotong kelenjar prostat yang mengalami pembengkakan atau peradangan. Prosedur operasi ini tanpa sayatan, dengan pembiusan total agar pasien tak merasakan sakit apapun ketika alat laser berbentuk selang kecil dimasukkan melalui saluran kencing, hingga menggapai kelenjar prostat.

Setelah operasi pengangkatan prostat, dokter akan melanjutkan dengan metode terapi hormon, kemoterapi, krioterapi atau radioterapi sesuai dengan kondisi pasien. Agar sel kanker mati dan tidak menyebar ke organ lainnya.

Biaya Operasi Prostat Dengan BPJS

Negara menjamin kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan BPJS Kesehatan. Hampir semua jenis penyakit yang diderita peserta BPJS akan ditanggung, termasuk biaya operasi prostat dengan BPJS bisa dilakukan di setiap rumah sakit yang sudah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Biaya Operasi Prostat Di Rumah Sakit Swasta Di Indonesia

Setiap rumah sakit swasta menerapkan biaya operasi prostat yang berbeda. Tetapi kisaran biaya operasi sekitar Rp. 3.000.000 sampai dengan Rp. 20.000.000, tergantung tingkat kesulitan operasi dan metode yang diterapkan.

Perkiraan biaya tersebut hanya untuk biaya per tindakan operasi saja, tidak termasuk biaya lain-lain seperti rawat inap, obat, permeriksaan penunjang dan alat pendukung. Jadi, untuk memastikan silahkan hubungi rumah sakit swasta yang ingin Anda tuju untuk mendapatkan perkiraan biaya yang tepat.

Biaya Operasi Prostat Di Bekasi

Beberapa rumah sakit swasta di Bekasi dengan fasilitas yang baik adalah RSU Hermina Bekasi, RS Permata Cibubur, Bekasi, dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi. Biaya operasi prostat di Bekasi khususnya di rumah sakit tersebut adalah 10-15 juta rupiah.

Biaya Operasi Prostat Di Malang

Salah satu rumah sakit swasta terbaik di kota Malang adalah Persada Hospital Malang. Dilengkapi dengan fasilitas standar internasional, rumah sakit ini juga memiliki poliklinik khusus bedah urologi yang ditunjang dengan peralatan lengkap, termasuk operasi metode TURP.

Baiya operasi prostat di Malang berkisar antara 10-20 juta rupiah. Biaya tersebut hanya untuk biaya tindakan operasinya saja, tidak termasuk rawat inap, obat-obatan, dan biaya lainnya. Sehingga, Anda harus menyiapkan 30% lebih besar dari biaya perkiraan operasi.

Biaya Operasi Prostat Di Singapura

Rumah sakit di Singapura yang terbaik untuk urusan urologi atau saluran kemih, kanker dan tumor pada saluran kemih adalah klink spesialis urologi yang dimiliki oleh Gleneagles Hospital Singapore dan Mount Elizabeth Hospital.

Biaya operasi prostat di Singapura pada rumah sakit tersebut berkisar antara 30 juta-60 juta rupiah. Belum termasuk rawat inap, obat-obatan dan peralatan penunjang. Oleh karena itu, untuk berobat masalah prostat di Singapura, setidaknya menyiapkan dana minimal 100 juta rupiah.

Biaya Operasi Prostat Di Penang

Selain di Singapura, Gleneagles Hospital juga memiliki cabang di Penang, Malaysia. Yang juga memiliki fasilitas standar internasional yang sama. Biaya operasi prostat di Penang membutuhkan biaya sekitar 25-50 juta rupiah.

Pengalaman Penderita Prostat

Ini adalah pengalaman penderita prostat yang dikisahkan oleh Indra, seorang pria yang baru berusia 40 tahun. Ia bekerja sebagai buruh proyek tambang yang selalu berpindah-pindah mengikuti dimanapun proyek yang membutuhkan tenaganya.

Cerita diawali tentang kebiasaan Indra yang mungkin memicu terjadinya kanker prostat. Sejak usia 20 tahun, ia sudah bekerja di beberapa proyek lokal. Hampir setiap hari ia konsumsi minuman ringan yang dingin bersoda, karena memang sangat menyegarkan. Selain itu, ia juga konsumsi minuman penambah tenaga berbagai merek. Sehingga asupan air putih yang seharusnya minimal 8 gelas per hari, mungkin hanya sekitar 4-5 gelas saja setiap harinya, terutama saat makan.

Kebiasaan buruk tersebut terus berlanjut, tak jarang juga minuman beralkohol dikonsumsinya jika berkumpul dengan teman-temannya. Hingga Indra menikah beberapa tahun, tepatnya ketika ia berusia 35 tahun, barulah berbagai gejala muncul. Dari kesulitan buang air kecil seperti anyang-anyangan, yang disertai nyeri hingga kencing berdarah dialami.

Indra kemudian memeriksakan ke dokter umum, dan dugaan dokter adalah gangguan ginjal karena dilihat dari gejala serta kebiasaan kekurangan air putih. Ia pun hanya diberikan resep obat dan anjuran agar banyak minum air putih.

Dua minggu berselang, gejala sulit buang air kecil makin intens,, terutama ketika malam hari, kantong kemih terasa penuh tapi untuk sekedar buang air kecil ia harus berjuang dengan sangat keras hingga keluar keringat dingin, karena menahan rasa nyeri yang teramat sangat.

Pagi harinya, Ia pun dibawa ke UGD rumah sakit umum daerah untuk mendapatkan perawatan intensif. Ia pun menjalani rawat inap selama tiga hari, dengan kateter yang masih terpasang Ia pun di ijinkan untuk pulang.

Pengalaman Operasi Penderita Kanker Prostat

Seminggu setelah pulang dari rumah sakit, penderitaan Indra tidak berhenti, rasa nyeri yang muncul dan hilang di saluran kencingnya sungguh membuat Ia tak berdaya. Dan akhirnya ia pun kembali di rawat di rumah sakit. Pemeriksaan penunjang dilakukan oleh dokter seperti tes darah dan USG ginjal karena dugaan kuat memang ginjal bermasalah. Benar saja, dari citra USG terjadi pembengkakkan ginjal, dan harus segera di operasi.

Operasi ginjal akhirnya dilakukan Indra, dan ia harus menjalani rawat inap di rumah sakit selama 5 hari. Ketika di rumah sakit, ia sudah mulai bisa buang air kecil dengan lancar tanpa kateter, meski awalnya terasa perih dan sakit karena terdapat gumpalan darah yang menyatu dengan air kencing.

Ketika pulang dan menjalani pemulihan di rumah, penderitaannya masih berlanjut. Seminggu kemudian ia kembali merasakan sakit yang timbul dan hilang ketika buang air kecil, hampir sama seperti sebelum operasi ginjal dilakukan. Kadang air bisa keluar lancar, dan kadang pula mampet meski kandung kemih berasa penuh.

Ia pun kontrol ke dokter dan dokter masih menganggap itu normal, sehingga hanya memberikan resep obat yang sudah habis. Dua minggu pasca operasi ginjal, pada dini hari menjelang subuh, ia tak bisa mengeluarkan air kencing sama sekali hanya satu tetes tiap 1-2 menit, akibatnya rasa sakit yang luar biasa dialaminya. Saat itu juga ia pun diantar istrinya ke UGD kembali.

Dokter jaga yang sudah mengenalnya pun langsung menanganinya, dan melakukan pemeriksaan lanjutan. Ia pun kembali di USG dan selanjutnya di CT Scan area panggul. Hasil USG ginjal tampak normal, tapi dari pemindaian CT Scan di area panggul terdapat pembengkakan kelenjar prostat.

Dokter kemudian melakukan pemeriksaan penunjang, yaitu biopsi dengan menggunakan jarum halus untuk mengambil sampel melalui saluran air kencing, dibantu dengan ultrasonografi untuk memandu melalui monitor menuju prostat.

Indra hanya di bius lokal saja, dari tulang belakang ke bawah mati rasa. Sehingga ia pun masih dapat melihat ke layar monitor dan mengetahui proses secara detail. Dua hari kemudian, ia kembali dibawa ke ruang operasi, untuk menjalani pengerokan prostat yang mengganggu saluran kencing, agar saluran kencing bisa lancar. Sebelum operasi, Indra diberikan obat pencahar untuk membersihkan lambung, serta berpuasa minimal 6 jam agar tidak ada gangguan sistem pencernaan.

Dokter pun memberikan penjelasan secara detail tentang tindakan operasi yang akan dilakukan sebelum operasi dilakukan. Metode TURP atau pemotongan kelenjar prostat dilakukan menggunakan laser, tanpa sayatan, yaitu melalui saluran kencing. Ia pun hanya diberikan bius lokal saja.

Pengalaman operasi kanker prostat

Operasi pun berjalan sesuai rencana, dan sukses. Saluran kencing dapat normal kembali. Tetapi hasil biopsi belum juga keluar. Dan dokter mengatakan jika hasil biopsi keluar dan ditemukan keganasan pada kelenjar prostat, maka operasi pengangkatan kelenjar prostat akan dilakukan, dan efek buruknya adalah impotensi. Mendengar hal tersebut tentu membuat Indra semakin khawatir, meski masalah kesulitan buang air kecil sudah teratasi.

Ia pun pulang dan wajib kontrol 3 hari setelah operasi, sekaligus menjelaskan tentang hasil biopsi. Sesuai yang dijadwalkan, tiga hari pasca operasi Indra pun kembali kontrol ke rumah sakit, dan bertemu dengan dokter spesialis urologi yang menanganinya.

Hasil biopsi sudah keluar, dan tak ditemukan kegananasan, tetapi Indra harus tetap waspada, dan menghindari alkohol dan harus berhenti merokok, dan harus menjalani diet sehat serta perbanyak konsumsi sayuran hijau, pungkas dokter tersebut memberikan anjuran.

Gejala Setelah Operasi Prostat

Setiap pasien yang menjalani operasi prostat, akan mengalami berbagai gejala seperti kesulitan buang air kecil karena ada rasa perih dan nyeri, urine akan tercampur dengan darah, jika dilakukan operasi pengangkatan prostat, maka akan ada rasa nyeri dibagian bekas sayatan.

Gejala tersebut akan muncul sesaat setelah pengaruh obat bius hilang. Meskipun bersifat sementara dan normal, dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit yang diderita pasien pasca operasi prostat.

Pasca Operasi TURP

TURP (transurethral resection of the prostate) adalah metode operasi prostat dengan menggunakan laser yang dimasukkan melalui lubang kencing untuk memotong kelenjar prostat yang mengalami pembengkakan atau peradangan.

Pasca operasi TURP, pasien akan mengalami beberapa gangguan yang bersifat sementara seperti rasa nyeri dan perih ketika kencing, inkontensia urine dimana pasien akan kesulitan mengontrol urine ketika berkemih, dan air kencing akan bercampur dengan darah.

Cara Penyembuhan Prostat Setelah Operasi

Pasca operasi prostat, dokter dan perawat memberikan beberapa anjuran selama masa pemulihan di rumah, antara lain:

  • Konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi seperti sayuran, ikan, telur, tahu dan tempe.
  • Banyak makan buah-buahan yang mengndung vitamin A, C, dan E.
  • Jangan angkat barang terlalu berat.Istirahat total selama masa pemulihan, minimal satu minggu pasca operasi prostat.
  • Hindari minman beralkohol dan berkarbonasi.
  • Hindari minuman manis berlebih dan kopi, selama masa pemulihan.
  • Rawat luka bekas operasi menggunakan kain steril dan air hangat, atau bersihkan dengan alkohol.
  • Konsumsi obat-obatan yang diresepkan secara rutin.
  • Jangan terlalu mengejan baik ketika buang air besar atau aktivitas lainnya.

Setelah Operasi Prostat Apa Saja Yg Harus Dikonsumsi ?

Setelah operasi prostat, penderita harus mengkonsumi banyak makanan yang memiliki protein nabati dan hewani yang tinggi agar proses pemulihan dapat lebih cepat. Beberapa makanan tersebut antara lain:

  • Sayuran hijau seperti bayam, bok choy, brokoli, dan sejenisnya.
  • Ikan yang memiliki kandungan omega3 yang tinggi, seperti ikan gabus.
  • Buah-buahan yang banyak kandungan vitamin A dan C. Seperti Apel, dan Jeruk.
  • Protein lainnya seperti telur, tahu, dan tempe.

Makanan Yang Harus Dihindari Setelah Operasi Prostat

Adapun makanan yang harus dihindari setelah operasi prostat antara lain makanan yang mengangung kolesterol tinggi, seperti kepiting, udang, daging merah. Selain itu, kopi juga sangat dilarang dikonsumsi selama masa pemulihan. Kurangi makan nasi dan yang mengandung pemanis buatan serta makanan olahan.

Apakah Penyakit Prostat Bisa Sembuh Total ?

Jika deteksi kanker prostat dilakukan sedari awal ketika kanker prostat masih dalam tahap stadium 1 atau 2, maka tingkat kesembuhan penyakit prostat secara total bisa dicapai. Tetapi jika pengobatan baru dilakukan ketika stadium sudah lanjut maka peluang untuk dapat sembuh dari penyakit prostat sangat kecil.

Apakah Prostat Bisa Kambuh Lagi

Kekambuhan bisa saja terjadi, jika operasi yang dilakukan adalah dengan metode sederhana yaitu pengangkatan sebagian kelenjar prostat, dan juga metode TURP yang hanya memotong sedikit bagian kelenjar prostat yang mengganggu saluran kencing.

Metode tersebut sangat tinggi risiko kekambuhannya, karena sejatinya tindakan tersebut hanya mengurangi gejala yang ditimbulkan dan bukan mengobati keseluruhan. Metode tersebut hanya hanya akan efektif pada kanker prostat stadium awal.

Efek Pasca Operasi Prostat

Operasi kanker prostat bisa menimbulkan berbagai efek samping, antara lain:

  • Terjadinya infeksi pada luka bekas sayatan operasi di bagian perut bawah.
  • Gumpalan darah pada air seni.
  • Terjadi perdarahan pasca operasi.
  • Kerusakan organ lain pada area operasi.
  • Saluran kemih terinfeksi.
  • Pasien akan mengalami impotensi.
  • Tak bisa ejakulasi ketika berhubungan intim.

Pencegahan Kanker Prostat

Untuk dapat mencegah terjadinya kanker prostat, maka tindakan yang harus dilakukan adalah:

  • Menjaga tubuh tetap bugar dengan berolahraga secara teratur.
  • Lakukan diet sehat agar terhindar dari obesitas.
  • Kurangi asupan karbohidrat bagi pria berusia lanjut.
  • Hindari konsumsi alkohol dan minuman bersoda.
  • Perbanyak makan sayuran dan buah.
  • Lakukan medical check up secara teratur, karena semakin cepat terdeteksi gangguan maka tindakan pengobatan lebih efektif.

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Kanker Ovarium
  2. Pengalaman Operasi Kanker Usus Besar
  3. Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid – Operasi Kelenjar Tiroid – Operasi Kelenjar Gondok
  4. Pengalaman Kanker Tenggorokan
  5. Pengalaman Operasi UDT : Operasi Penurunan Testis
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts