Pengalaman Operasi Perlengketan Usus : Usus Lengket

Pengalaman Operasi Perlengketan Usus : Usus Lengketby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Perlengketan Usus : Usus LengketSetiap tindakan operasi pembedahan khususnya operasi pada bagian perut pasti akan memiliki risiko tinggi, yang bisa menyebabkan perlengketan usus atau usus lengket. Perlengketan itu umumnya terjadi antara usus dengan usus, tetapi bisa juga antara usus dengan organ dalam perut lainnya. Dalam kondisi normal, area permukaan usus sangat licin sehingga tak akan terjadi usus lengket. Tetapi […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Setiap tindakan operasi pembedahan khususnya operasi pada bagian perut pasti akan memiliki risiko tinggi, yang bisa menyebabkan perlengketan usus atau usus lengket. Perlengketan itu umumnya terjadi antara usus dengan usus, tetapi bisa juga antara usus dengan organ dalam perut lainnya.

Dalam kondisi normal, area permukaan usus sangat licin sehingga tak akan terjadi usus lengket. Tetapi karena ada suatu kebocoran usus di bagian dalam perut sehingga bisa mengakibatkan infeksi dan membuat usus lengket. Kebocoran usus paling banyak disebabkan karena telah menjalani operasi usus buntu.

Bagaimana gejala dan pengobatan perlengketan usus dilakukan? Yuk simak terus artikel ini, karena ada juga pengalaman operasi perlengketan usus atau usus lengket yang dikisahkan oleh orang yang mengalaminya.

Pengalaman Operasi Perlengketan Usus : Usus Lengket

Pengertian Perlengketan Usus

Perlengketan usus adalah terbentuknya jaringan ikat antara usus dan dinding perut, atau usus dengan usus lainnya, yang saling bersifat adhesive seperti memiliki perekat. Tidak jarang pula terjadi perekatan antara usus dengan kandung kemih dan atau rahim.

Perlengketan usus atau usus lengket umumnya disebabkan karena efek samping dari operasi perut yang dijalani penderita, seperti misalnya pengangkatan rahim, operasi usus buntu, dan lainnya. Dan biasanya efek samping tersebut baru akan muncul setelah beberapa tahun pasca operasi di bagian dalam perut.

Gejala Perlengketan Usus

Pada kebanyakan kasus perlengketan usus ringan, seringkali tidak menimbulkan adanya gejala serius. Tetapi jika sudah menahun, maka baru gejala akan muncul seperti:

  • Nyeri di bagian perut, seperti melilit.
  • Mual dan muntah.
  • Perut terasa kembung, tetapi kesulitan buang angin.
  • Perut membesar, tapi tak bisa buang air besar.

Penyebab Perlengketan Usus

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab perlengketan usus, antara lain:

  • Efek samping operasi perut, seperti operasi usus buntu, operasi ginjal, kandung kemih, dan operasi rahim.
  • Efek samping dari radioterapi yang menyebabkan peradangan.
  • Infeksi organ dalam perut, seperti rahim, usus, dan sebagainya.
  • Pecahnya usus buntu.
  • Lambung bocor, yang masuk ke rongga perut, dan menyebabkan infeksi bakteri.

Gambar Perlengketan Usus

gambar perlengketan usus

Pengobatan Perlengketan Usus

Untuk mendiagnosa perlengketan usus dari sesi wawancara pasien sungguh tidaklah mudah, karena gejala yang muncul bisa disebabkan karena berbagai penyakit, seperti misalnya ginjal kronis yang menyebabkan mual muntah, dan konstipasi, masuk angin yang sering membuat perut kembung, dan tak bisa buang angin.

Pemeriksaan lanjutan perlu ditegakkan guna mendeteksi perlengketan usus dengan CT Scan perut, dan rontgen perut. Untuk mendapat citra yang lebih jelas tentang kondisi dalam perut pasien, pemeriksaan laparoskopik juga perlu diterapkan.

Sebagai pertolongan pertama perlengketan usus, pasien harus menjalani rawat inap minimal 2 hari. Dokter akan menyuruh pasien untuk berpuasa dalam kurun waktu tertentu, minimal 6 jam, agar terhindar dari distensi perut.

Dokter akan melakukan pemasangan selang NGT (nasogatrik tube) melalui hidung, masuk ke tonggorokan hingga ke lambung, dengan tujuan untuk memberikan asupan makanan dan juga obat-obatan yang dapat meredakan perlengketan usus seperti anti radang, anti inflamasi, dan obat antibiotik. Jika obat-obatan sudah tak dapat mengatasi dan mengurai perlengketan usus, tindakan pembedahan harus segera dilakukan, apabila gejala yang ditimbulkan dari perlengketan usus semakin parah.

Bahaya Perlengketan Usus

Jika perlengketan usus tak ditangani dengan benar, maka bisa mengancam nyawa penderitanya. Pada beberapa kasus perlengketan usus, terjadi sumbatan akibat usus terjerat, sehingga usus menghitam dan membusuk akibat tak mendapatkan nutrisi. Kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan pencernaan akut yang bisa menggangu kinerja organ lainnya, dan bisa berakibat kematian.

Biaya Operasi Perlengketan Usus Dengan BPJS

Selama peserta BPJS mengikuti aturan yang ditetapkan, dan tak pernah melanggarnya, maka peserta BPJS berhak mendapatkan pelayanan kesehatan optimal, termasuk biaya operasi perlengketan usus dengan BPJS bisa diterima di rumah sakit manapun yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Seluruh biaya operasi usus lengket tersebut akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, kecuali ada ketentuan di luar tanggungan BPJS, maka biaya tambahan akan dikenakan kepada pasien, itu pun membutuhkan persetujuan dari penanggung jawab pasien. Pihak administrasi rumah sakit tidak akan bertindak tanpa persetujuan dari pasien atau yang bertanggung jawab terhadap pasien.

Biaya Operasi Perlengketan Usus Di Rumah Sakit Swasta Di Indonesia

Biaya operasi perlngketan usus di rumah sakit swasta sangat beragam, tergantung dari fasilitas dan nama besar yang dimiliki rumah sakit tersebut. Beberapa rumah sakit swasta berikut ini dapat memberikan gambaran tentang perkiraan biaya operasi perlengketan usus di rumah sakit swasta di Indonesia.

  • Rumah Sakit Premier Bintaro, menetapkan biaya operasi perlengketan usus mulai dari 41 juta rupiah.
  • Rumah Sakit SamMarie Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta. Memperkirakan biaya operasi perlengketan usus mulai dari 30 juta rupiah.
  • Rumah Sakit Islam Fatimah, Cilacap. Biaya operasi usus lengket mulai dari 10 juta rupiah.
  • Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Kudus. Biaya operasi perlengketan usus berkisar antara 5-25 juta rupiah.
  • Rumah Sakit Santo Borromeus, Bandung. Perkiraan biaya operasi perlengketan usus sekitar 10-40 juta rupiah.

Biaya Operasi Perlengketan Usus Di Singapura

Salah satu dokter spesialis bedah digestif yang sangat berpengalaman di Singapura adalaha Dr. Kieron Lim yang berpraktek di Mount Elizabeth Hospital. Selain itu, Gleneagles Hospital Singapore juga memiliki banyak dokter ahli digestif dengan pengalaman internasional, yang ditunjang dengan fasilitas kelas dunia.

Biaya operasi perlengketan usus di Singapura cukup mahal, mulai dari S$ 5000 (sekitar 50 juta). Biaya tersebut merupakan biaya penanganan operasi perlengketan yang tidak kompleks. Jika akibat perlengketan usus sudah menimbulkan komplikasi lainnya, tentu biaya operasi usus lengket juga akan semakin besar.

Biaya Operasi Perlengketan Usus Di Penang

Dokter spesialis digestif di Penang yang memiliki rating terbaik antara lain Dr Khaw Chong Hui yang berpraktek di Penang Adventist Hospital. Selain itu, Dr Gan Kam Ling yang berpraktek di Gleneagles Penang juga syarat akan pengalaman dalam bidang bedah digestif.

Biaya operasi perlengketan usus di Penang, tidak jauh beda dengan rumah sakit swasta berkelas di Indonesia. Yakni mulai dari 40 juta rupiah, hanya untuk biaya tindakan sekali operasi. Yang jauh lebih mahal adalah biaya akomodasi dan lainnya, yang bisa mencapai 50 juta.

Pengalaman Operasi Perlengketan Usus : Usus Lengket

Ini adalah pengalaman operasi perlengketan usus yang pernah dialami oleh Melinda, di tahun 2017 yang dilakukan di salah satu rumah sakit umum daerah di Jawa Tengah.

Suatu ketika di malam hari jam 9, secara tiba-tiba perut saya terasa sangat nyeri seperti melilit, saya pun reflek teriak kesakitan dan keluarga saya pun berbondong-bondong masuk ke kamar saya dan menanyakan penyebabnya, tak mampu menjawab saya pun lemas dan hampir pingsan, dan ayah saya langsung membawa saya ke rumah sakit umum, dan masuk ke UGD.

Diperiksa ini itu, saya pun dibawa ke ruang rontgen, dan ditemukan adanya penyakit usus buntu, yaitu pembengkakan pada usus buntu yang menyebabkan nyeri yang luar biasa. Setelah sedikit mereda, dokter menganjurkan untuk dilakukan operasi usus buntu, karena jika tidak dioperasi akan terus memberikan gejala sakit perut bagian kanan yang mendadak.

Dengan pertimbangan yang matang, saya dan ayah saya pun setuju saja, seperti apa baiknya kata dokter, karena ya sudahlah pasrah saja, apalagi dokter juga menjelaskan proses operasi yang tidak sakit dan waktu pemulihan juga lebih cepat. Jadi saya pun membuang rasa takut dan mengumpulkan keberanian dengan tekad sembuh dari penyakit usus buntu.

Singkat cerita, operasi usus buntu pun dilakukan dan berjalan sukses. Saya menjalani rawat inap selama 3 hari di rumah sakit, dan kemudian pulang untuk masa pemulihan pasca operasi usus buntu.

operasi perlengketan usus

Pasca Operasi Usus Buntu Terjadi Perlengketan Usus

Cerita tak berhenti di situ saja, setelah menjalani masa pemulihan di rumah selama sebulan, tiba-tiba sakit perut kambuh lagi, padahal luka di bagian luar perut sudah mengering tapi masa iya kambuh lagi.

Rasa nyeri yang tak berkesudahan, meski saya sudah minum obat pereda nyeri dan akhinya saya pun dibawa kembali ke rumah sakit dan masuk UGD lagi. Seperti sebelumnya, dokter menduganya juga kekambuhan dari usus buntu.

Saya pun dibawa ke ruang rontgen lagi, dan dilakukan rontgen perut. Setelah hasilnya keluar, ternyata ada dugaan perlengketan usus, dimana usus satu dengan lainnya saling melekat. Untuk meyakinkan dugaan dokter tersebut, dokter pun kemudian memasukkan alat laparoskop yang berkamera ke dalam mulut melalui tenggorokan untuk mendapatkan gambaran kondisi dalam perut saya. Dan dokter pun semakin yakin adanya perlengketan usus setelah pemeriksaan dengan laparoskop selesai.

Karena menimbulkan gejala yang parah, maka dokter pun kembali menganjurkan untuk dilakukan operasi. Ya Tuhan, luka yang sebelumnya saja belum sembuh benar, harus dibuka lagi, saya merinding dan sedikit ngeri membayangkan luka itu terbuka kembali.

Tapi apa boleh buat, karena kalau dibiarkan saja bisa mengancam nyawa kata dokter, karena bisa terjadi pembusukan usus dan menimbulkan komplikasi gangguan pencernaan. Dan akhirnya dokter pun berhasil menakut-nakuti saya, lalu saya pun dengan berat hati menyetujui operasi perlengketan usus yang merupakan operasi kedua di perut saya.

Operasi berjalan seperti sebelumnya, saya pun dibawa ke ruang operasi, dan diberikan anestesi umum. Dan operasi berjalan sekitar 1,5 jam dan saya sadar sudah ada di kamar rawat inap, sekitar jam 1 siang lebih sedikit. Operasi usus lengket waktu itu dilakukan pada jam 10 pagi. Jadi saya tertidur selama 3 jam di ruang operasi.

Perawatan Pasca Operasi Perlengketan Usus

Saya kembali dirawat inap selama tiga hari di rumah sakit, dan berharap ini adalah yang terakhir operasi. Setelah itu saya di ijinkan pulang oleh dokter. Meski untuk berjalan masih sangat terasa nyeri, sehingga saya diantar ke depan dengan menggunakan kursi roda.

Untuk perawatan pasca operasi perlengketan usus ini saya lebih sangat hati-hati sekali, karena tak mau lagi terjadi infeksi seperti sebelumnya yang menyebabkan usus lengket. Jadi jangan hanya melihat luka luar saja (sayatan bekas operasi) yang tampak sudah kering, tetapi di bagian dalam belum sembuh benar.

Kecerobohan saya waktu itu sudah terlalu senang dengan kesembuhan luka luar yang cepat, sehingga saya beraktivitas seperti cuci baju, dan angkat ember besar ke jemuran, atau angkat-angkat barang lain ketika beres-beres rumah.

Jadi, untuk kali ini, saya benar-benar untuk istirahat total hingga benar-benar fit, tanpa ada keluhan apapun. Setiap hari luka bekas sayatan saya bersihkan dengan alkohol menggunakan kapas, kadang ketika seka menggunakan air hangat, dan lukanya sering diangin-anginkan agar lebih cepat kering. Aktivitas pun untuk sementara dihentikan, hanya aktivitas ringan saja yang saya lakukan kurang lebih selama satu bulan penuh.

Makanan Yang Cocok Untuk Penderita Perlengketan Usus

Untuk masalah makanan, dokter hanya menganjurkan memakan makanan yang lunak, dan lebih banyak sayuran, serta buah-buahan. Beberapa makanan yang paling sering saya konsumsi selama masa pemulihan pasca operasi perlengketan usus antara lain:

Bubur setiap pagi hari selama dua minggu.

Siang hanya makan sop bening dengan sayur bayam, kadang juga sup ayam atau telur.

Malam saya lebih sering makan roti tawar. Jika masih lapar, saya juga makan buah-buahan seperti apel dan pisang.

Komplikasi Perlengketan Usus

Beberapa komplikasi yang mungkin timbul akibat perlengketan usus, antara lain:

  • Usus terjirat, menghitam, dan membusuk.
  • Infeksi pada organ dalam perut lainnya.
  • Gangguan pencernaan dan konstipasi.
  • Dapat memicu kanker usus.

Pencegahan Perlengketan Usus

Penyebab yang paling sering dari perlengketan usus adalah karena efek dari operasi. Untuk itu, tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah:

  • Menjaga dan merawat luka pasca operasi bagian perut, dengan hati-hati.
  • Makan-makanan yang lembut pada masa pemulihan pasca operasi.
  • Selalu menjaga kebersihan area luka bekas sayatan, agar terhindar dari infeksi.

Labels:

usus lengket pasca operasi usus buntu

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Usus Buntu
  2. Pengalaman Operasi Kanker Usus Besar
  3. Pengalaman Operasi Hernia
  4. Pengalaman Operasi Wasir : Operasi Ambeien
  5. Pengalaman Operasi Lambung Bocor
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts