Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles Tendinitis

Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles Tendinitisby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles TendinitisMelakukan olahraga yang berlebihan bukan menambah kebugaran tubuh tetapi justru malah akan merusak tubuh karena sesuatu yang berlebihan akan mengakibatkan berbagai masalah, termasuk cedera tendon achilles, yang biasa terjadi pada aktivitas olahraga yang menggunakan kaki seperti sepak bola, pelari, dan olahraga lainnya. Tendon achilles berupa otot yang berada di betis hingga tumit, sepanjang 15-20 cm. […]
08988234527 Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Melakukan olahraga yang berlebihan bukan menambah kebugaran tubuh tetapi justru malah akan merusak tubuh karena sesuatu yang berlebihan akan mengakibatkan berbagai masalah, termasuk cedera tendon achilles, yang biasa terjadi pada aktivitas olahraga yang menggunakan kaki seperti sepak bola, pelari, dan olahraga lainnya.

Tendon achilles berupa otot yang berada di betis hingga tumit, sepanjang 15-20 cm. Jika tendon achilles mengalami robek atau putus, maka penderitanya akan merasakan nyeri yang sangat luar biasa, membuat kaki menjadi kaku, dan tak mampu berjalan.

Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles Tendinitis

Pengertian Tendon Achilles

Tendon berfungsi menghubungkan antara tulang dan otot. Tendon Achilles adalah tendon yang terbesar yang menghubungkan tumit dengan otot betis belakang. Ketika Anda berjinjit, melompat, dan atau berlari maka ada otot yang tertarik dan lentur, di situlah peran tendon achilles bekerja bersama-sama dengan tendon.

Achilles Tendinitis adalah peradangan pada tendon achilles yang disebabkan oleh cedera baik karena over use atau penggunaan berlebih atau karena benturan. Achilles tendinitis terbagi menjadi dua yakni insertional atau peradangan pada bagian bawah tendon achilles antara tumit dan kalkaneus. Sedangkan non insertional yaitu peradangan pada bagian tengah tendon achilles, khususnya serat otot.

Fungsi Tendon Achilles

Tendon achilles berfungsi menjadi penghubung antara tumit dengan betis. Tanpa tendon achilles maka kaki tak bisa untuk menjinjit, berlari dan bahkan berjalan, karena tendon achilles lah yang mengatur pergerakan telapak kaki naik turun.

Seringkali terjadi peradangan tendon achilles pada betis karena penggunaan berlebih, seperti latihan terus menerus ketika berolahraga, terutama atlet sepakbola dan sejenisnya. Selain itu, benturan karena sliding tackle dalam permainan sepakbola juga membahayakan tendon achilles bisa robek atau putus. Maka tidak jarang juga kita lihat para bintang lapangan hijau yang masuk ruang operasi karena cedera tendon achilles.

Penyebab Achilles Tendinitis

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya achilles tendinitis, antara lain:

  • Tidak melakukan pemanasan yang cukup ketika berolahraga.
  • Penggunaan sepatu yang tidak pas atau ber-hak tinggi.
  • Melemahnya tendon achilles seiring penuaan.
  • Penggunaan berlebih tanpa istirahat yang cukup.
  • Kaki terkilir atau keseleo.
  • Berlari, berhenti mendadak lalu berputar arah bisa menyebabkan tendon achilles cedera.

Gejala Achilles Tendinitis

Ketika terjadi peradangan tendon achilles, maka penderita akan mengalami beberapa gejala sebagai berikut:

  • Nyeri dan bengkak pada bagian tumit.
  • Otot betis berasa tertarik dan mengencang.
  • Tumit menjadi hangat.
  • Kesulitan melipat kaki.

Gambar Tendon Achilles

Gambar tendon achilles

Pengobatan Achilles Tendinitis

Dokter akan melakukan diagnosa dengan pemeriksaan fisik dan juga rangkaian tes untuk mengetahui gejala achilles tendinitis yang ditimbulkan. Pemeriksaan penunjang dengan sinar X, MRI, dan atau USG kaki, perlu dilakukan untuk mengetahui secara detail kondisi tendon achilles.

Jika ditemukan tendon achilles bermasalah, dokter akan memberikan obat-obatan anti inflamasi dan juga memberikan kompres untuk meredakan peradangan.

Otot Tendon Kaki Putus

Apa yang terjadi jika otot tendon kaki putus? Tentu akan terjadi pembengkakan yang menimbulkan rasa nyeri, dan tentu saja kaki tak dapat berjalan sempurna karena hilangnya kekuatan kaki. Setiap tumit menopang tubuh (berdiri) maka rasa nyeri yang teramat sangat akan muncul.

Untuk dapat memperbaiki otot tendon kaki putus adalah dengan cara operasi penyambungan otot tendon. Dokter yang menangani masalah otot kaki, tulang, dan persendian adalah dokter spesialis bedah orthopedi dan traumatologi (Sp.OT).

Tendon Achilles Robek

Jika tendon achilles robek sebagian, maka akan timbul gejala ringan seperti kaki mudah lemas dan merasa tak nyaman. Jika terjadi robekan yang parah bisa menimbulkan nyeri dan kaki kehilangan kekuatan untuk bergerak.

Apakah Tendon Bisa Tumbuh Lagi

Tendon achilles yang putus tidak akan tumbuh lagi tanpa dilakukan operasi penyambungan tendon achilles. Jika tendon achilles hanya robek saja, mungkin akan mengalami perbaikan dengan sendirinya, hanya saja butuh waktu yang cukup lama, sekitar 6-12 bulan.

Perawatan Radang Tendon Achilles

Jika mengalami achilles tendinitis atau radang tendon achilles, maka beberapa langkah yang harus dilakukan antara lain:

  • Istirahatkan kaki selama minimal dua hari hingga tanpa ada rasa nyeri ketika berjalan.
  • Kompres dengan es bagian tendon achilles selama 15 menit agar peradangan atau pembengkakan berkurang.
  • Ketika tidur, posisikan kaki lebih tinggi, dengan menggantung atau mengganjal kaki, agar sirkulasi darah ke otak lebih baik.
  • Jangan lakukan pengurutan terlalu keras karena akan semakin merusak tendon achilles.
  • Jika kondisi nyeri terus berlanjut, segera untuk konsultasi ke dokter spesialis orthopedi.

Biaya Operasi Tendon Achilles : Achilles Tendinitis Dengan BPJS

Kabar baik bagi peserta BPJS yang mengalami masalah robek atau putus tendon achilles, karena BPJS juga akan menanggung seluruh biaya operasi tendon achilles. Tapi untuk bisa menggunakan BPJS, harus memiliki kesabaran tingkat tinggi, karena harus banyak menyediakan dokumen untuk keperluan administrasi, dan harus mengikuti antrian yang panjang setiap kali datang dan berobat ke rumah sakit.

Biaya Operasi Tendon Achilles : Achilles Tendinitis Di Rumah Sakit Swasta Di Indonesia

Ada tiga metode operasi tendon achilles yakni operasi besar dengan sayatan di betis sepanjang tendon achilles, kedua adalah operasi mini, dengan sedikit sayatan di betis, dan operasi mikro sederhana, dengan hanya sayatan kecil.

Besar kecilnya biaya operasi tendon achilles, tergantung metode operasi yang digunakan. Tetapi umumnya rumah sakit di Indonesia menerapkan metode operasi besar dengan sayatan yang cukup panjang, sehingga diperlukan pemasangan gips pasca operasi. Beberapa rumah sakit swasta di Indonesia berikut ini bisa memberikan perkiraan biaya operasi tendon achilles, antara lain:

  • RS THT dan Orthopedi SS Medika, Salemba, Jakarta Pusat. Biaya operasi tendon achilles sekitar 20-45 juta rupiah.
  • RS Ortopedi Dr. Soeharso, Solo. Biaya operasi achilles tendinitis mulai dari 10 juta rupiah.
  • RS Setia Budi, Medan. Biaya operasi tendon achilles mulai dari 15 juta rupiah.

Biaya Operasi Tendon Achilles : Achilles Tendinitis Di Singapura

Gleneagles Singapore memudahkan calon pasien asal Indonesia dengan memberikan informasi kesehatan berbahasa Indonesia, karena mereka juga memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Gleneagles Singapore juga memiliki spesialisasi bedah orthopedi dengan dukungan fasilitas dan dokter yang berpengalaman.

Biaya operasi tendon achilles atau achilles tendinitis di Singapura berkisar antara 40-75 juta rupiah. Biaya tersebut belum termasuk pemeriksaan pendahuluan dan konsultasi, serta rawat inap.

Biaya Operasi Tendon Achilles : Achilles Tendinitis Di Penang Malaysia

Pantai Hospitals Penang menduduki urutan pertama dalam daftar rumah sakit terbaik dalam hal orthopedi. Biaya operasi tendon achilles di Penang Malaysia sedikit lebih murah dari Singapura, yakni sekitar 30-60 juta rupiah.

Pengalaman Operasi Tendon Achilles : Operasi Achilles Tendinitis

Cerita pengalaman operasi tendon achilles atau operasi achilles tendinitis ini dikisahkan oleh Putra yang berusia 24 tahun. Ia adalah seorang karyawan kantor biasa, yang hanya sesekali main futsal bersama teman-teman kantornya.

Kantor saya mengagendakan berbagai olahraga rutin seminggu sekali, ada futsal, badminton, dan tenis lapangan. Nah karena saya suka futsal, tentu saya mengikuti agenda futsal setiap hari Jum’at malam.

Sudah beberapa kali main futsal kaki saya baik-baik saja, dan pada tahun 2019 awal, ketika saya main futsal dengan teman kantor, saya kena sliding tackle di bagian tumit, tentu saja saya langsung guling-guling karena terasa sangat sakit. Saat itu juga saya langsung dibawa ke pinggir untuk istirahat, dan hanya nonton saja sambil meringis kesakitan.

Sampai pulang pun saya masih jalan terpincang-pincang menahan rasa nyeri di kaki kanan saya. Ketika di rumah, saya langsung kompres kaki kanan saya dengan es untuk meredakan nyeri dan agar terhindar dari bengkak. Kemudian saya berikan pijitan ringan dengan balsem yang panas dengan harapan nyerinya mereda.

Tiga hari nyeri di kaki sudah reda, dan hari Jum’at datang lagi saya pun ikut bermain futsal kembali. Kali ini saya malah keseleo ketika permainan hampir selesai, dan saya pun istirahat dan kembali pulang dengan kaki yang pincang. Benar-benar apes main futsal, tapi karena hobi ya tetap dinikmati alih-alih buat kebugaran tubuh.

Singkat cerita, keseleo ini lama sembuhnya, terasa nyeri sekali ketika naik turun tangga kantor. Saya pun anggap biasa saja, dan di rumah, kembali saya mengurut kaki kanan dengan balsem untuk meredakan nyeri, tetapi hingga seminggu belum juga reda, tetapi saya tetap ikut futsal yang kali ini saya memposisikan diri sebagai kiper, agar tidak terlalu berisiko. Tetapi ternyata saya salah, menjadi kiper itu berat karena berhenti mendadak, lalu kejar bola, berputar kesana kemari, meski terasa nyeri tapi tak begitu saya rasakan.

Baru ketika di rumah, terasa sekali kaki kaku yang disertai rasa nyeri ketika kaki ditekuk. Esok harinya kondisi makin parah, saya hampir tak merasakan tumit, seperti tumitnya mati rasa. Kaki sedikit memar dan bengkak.

Akhirnya dibantu istri, pagi-pagi saya pun pergi ke rumah sakit. Untuk di cek kondisi kaki kanan saya. Saya langsung diperiksa oleh dokter UGD dan dilakukan rontgen di kaki saya, hasilnya tak ada retak pada tulang jadi sedikit lega. Dokter hanya mengatakan, nanti kalau bengkaknya sudah reda kaki rasa nyeri akan hilang dengan sendirinya.

Saya pun pulang dengan tertatih-tatih dibantu istri masuk ke grab car. Setiap hari saya rutin memberikan kompres kaki, tetapi sampai tiga minggu kaki masih terasa nyeri ketika berjalan, apalagi berjinjit.

Tendon Achilles Putus

Saya pun berpikir pasti ini ada masalah otot bagian dalam, tapi tak tahu itu apa, jadi saya pun kembali pergi ke rumah sakit dan kali ini menemui dokter fisioterapi, tanpa BPJS jadi bisa langsung memilih dokter yang di inginkan. Saya pun bercerita ke dokter bagaimana awal mula terjadi, dan dengan menyentuh beberapa bagian dari betis hingga tumit, dokter bisa menyimpulkan bahwa tendon achilles putus atau robek. Sehingga saya diberikan surat rujukan untuk menemui dokter spesialis orthopedi. Biaya konsultasi ke dokter fisioterapi waktu itu sebesar 120 ribu.

Saya pun mengikuti rujukan dokter fisioterapi untuk menemui dokter spesialis bedah orthopedi. Saya kembali diperiksa , kali ini dengan USG pada kaki untuk mengetahui kondisi otot kaki yang bermasalah. Benar saja, dokter mengatakan bahwa tendon achilles robek dan hampir putus jadi harus segera di operasi. Jika tidak dioperasi maka akan sulit untuk naik tangga dan berjalan.

Saya pun menyetujuinya, dan menanyakan berapa biaya operasi tendon achilles dok? Biaya jelas nya tidak tahu karena administrasi yang mengurus masalah itu, tetapi perkiraan biaya sekitar 40 juta rupiah.

Untuk menghemat biaya, karena saya pun memiliki asuransi dari kantor, jadi saya akan memanfaatkan asuransi tersebut untuk operasi tendon achilles. Jadwal operasi pun ditentukan esok lusa, atau dua hari kemudian. Bagusnya di rumah sakit ini, suster membantu pengecekan darah ke laboratorium sebagai persiapan operasi, dan hasilnya nanti saya akan dihubungi.

Sehari kemudian, pas jam 1 siang, saya di hubungi suster untuk datang, dan mondok di rumah sakit karena esoknya operasi akan dilakukan pagi hari, jadi saya bergegas bersama istri untuk segera menuju rumah sakit dengan persiapan beberapa baju dan keperluan lainnya ketika menjalani rawat inap.

Hasil lab cukup bagus, tidak ada masalah, jadi saya siap untuk operasi, dan saya kemudian di infus dan dokter anestesi mendatangi saya untuk mengetahui tentang riwayat alergi. Jadi operasi akan dilakukan esok pagi, bapak harus berpuasa sejak jam 10 malam nanti hingga operasi selesai, agar tidak ada gangguan pencernaan ketika dibius total.

Singkat cerita, jam 8 pagi saya pun didorong menuju ke ruang operasi dengan kursi roda oleh suster. Disana sudah ada 3 orang berpakaian dokter dan 2 perawat. Ada dokter spesialis bedah orthopedi, dokter anestesi, dan asisten dokter atau mungkin dokter magang.

operasi achilles tendinitis

Saya pun tengkurap di ranjang keras operasi, di suntik tulang belakang saya, dan sekejap kemudian saya pun tak sadarkan diri. Ketika tersadar, saya sudah berada di ruang tunggu operasi, dan kemudian kaki kanan saya di pasang gips untuk menopang kaki agar ketika bergerak, hasil operasi tidak terganggu.

Sehari menjalani rawat inap pasca operasi, saya pun di ijinkan untuk pulang, dan dokter mengatakan gips akan dilepas setelah satu bulan. Pemulihan pasca operasi tendon achilles umumnya bisa sembuh total setelah satu setengah bulan, dan bapak bisa lakukan fisioterapi tendon achilles pasca operasi agar otot bisa kuat dan berfungsi dengan normal.

Fisioterapi Tendon Achilles

Dua minggu pasca operasi tendon achilles putus, saya pergi kontrol ke dokter dengan gips yang masih terpasang di kaki kanan. Dokter pun menganjurkan untuk menjalani fisioterapi tendon achilles pasca operasi agar otot kembali kuat dan normal. Saya pun diberikan rujukan ke dokter fisioterapi.

Saya pun menemui dokter fisioterapi, dan jadwal fisio pun dilakukan setelah pelepasan gips, yakni dua minggu kemudian atau tepat sebulan pasca operasi. Fisioterapi akan dilakukan selama dua minggu, dengan 4 kali pertemuan dalam satu minggunya.

Singkat cerita, gips pun dilepaskan dan saya kemudian menjalani fisioterapi tendon achilles sesuai jadwal. Pada minggu pertama, fisioterapi hanya menggunakan ultrasound yang diarahkan ke jaringan tendon achilles dari sepanjang betis menuju ke tumit.

Pada fisioterapi minggu kedua, dilakukan pengurutan ringan, peregangan, dan akhirnya belajar berjalan dan naik turun tangga. Saya pun dinyatakan lulus fisioterapi, dan keadaan kaki kanan saya dalam 1,5 bulan pasca operasi sudah sangat baik dan bisa beraktivitas seperti biasa, hanya saja saya belum berani lagi untuk ikut futsal lagi.

Komplikasi Tendon Achilles

Jika tendon achilles yang putus dibiarkan berlarut-larut maka bisa menyebabkan rasa nyeri berkelanjutan ketika kaki digunakan untuk berjalan dan aktivitas lainnya. Karena tendon achilles yang putus tak dapat tumbuh dan menyambung dengan sendirinya tanpa tindakan operasi penyambungan tendon achilles.

Pencegahan Tendon Achilles

Pencegahan cedera pada tendon achilles dapat dilakukan dengan cara:

  • Hindari aktivitas yang menggunakan kaki secara berlebihan.
  • Lakukan pemanasan sebelum memulai olahraga.
  • Jangan gunakan sepatu ber-hak tinggi dalam kurun waktu lama.
  • Istirahatkan kaki yang cukup, selepas olahraga berat selalu kompres kaki dengan air es.

Labels:

Apakah tendon bisa tumbuh lagi, Biaya operasi Tendon Achilles, ko sultaai dokter pasca operasi tendon achilles

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Tulang Belakang
  2. Pengalaman Operasi Sendi Lutut : Operasi Total Knee Replacement
  3. Pengalaman Operasi Skoliosis
  4. Pengalaman Operasi HNP : Operasi Syaraf Kejepit
  5. Pengalaman Operasi Patah Tulang
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts