Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid – Operasi Kelenjar Tiroid – Operasi Kelenjar Gondok

Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid – Operasi Kelenjar Tiroid – Operasi Kelenjar Gondokby Vivi Tirtaon.Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid – Operasi Kelenjar Tiroid – Operasi Kelenjar GondokPenyakit kelenjar tiroid bisa menyerang siapa saja, tetapi wanita lebih tinggi potensinya karena memiliki hormon estrogen yang dihasilkan ketika sedang mengalami kehamilan. Namun demikian, tidak ada yang tahu penyebab pastinya. Meski tidak diketahui secara pasti, tetapi penyakit kelenjar tiroid bisa juga dicegah dengan pola hidup sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol serta obat-obatan yang tidak diresepkan […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Penyakit kelenjar tiroid bisa menyerang siapa saja, tetapi wanita lebih tinggi potensinya karena memiliki hormon estrogen yang dihasilkan ketika sedang mengalami kehamilan. Namun demikian, tidak ada yang tahu penyebab pastinya.

Meski tidak diketahui secara pasti, tetapi penyakit kelenjar tiroid bisa juga dicegah dengan pola hidup sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol serta obat-obatan yang tidak diresepkan dokter.

pengalaman operasi kelenjar tiroid

Pengertian Tiroid

Tiroid adalah kelenjar yang berada di dalam leher bagian bawah, tepatnya di bagian jakun, yang berfungsi sebagai penghasil hormon pertumbuhan, pengatur suhu dan juga metabolisme. Karena begitu pentingnya fungsi tiroid tersebut, maka tindakan operasi harus menjadi jalan terakhir apabila tiroid sudah rusak parah akibat kanker atau kesulitan menelan makanan karena adanya gondok.

Jika tiroid bermasalah, maka akan terjadi ketidakseimbangan hormon yang dihasilkan, sehingga akan timbul masalah seperti pencernaan, mudah lelah, serta metabolisme tubuh terganggu.

Penyebab Kelenjar Tiroid

Beberapa hal yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang dihasilkan dari tiroid antara lain:

  • Sudah menderita penyakit autoimun, yang menyerang pertahanan tubuhnya sendiri.
  • Junk food atau makanan cepat saji bisa menjadi salah satu faktor penyebab.
  • Pola hidup yang tidak sehat, kurangnya istirahat serta minum minuman beralkohol.
  • Konsumsi obat-obatan dalam jangka panjang bisa menjadi penyebab kelenjar tiroid bermasalah.

Gejala Kanker Tiroid

Gejala dari kanker tiroid pada setiap orang akan berbeda karena tahapannya sangat lambat, tetapi pada umumnya setiap orang akan mengalami beberapa hal berikut:

  • Sistem pencernaan, akan mengalami masalah seperti kesulitan menelan, cepat haus tetapi keinginan makan yang besar, serta limfa akan membesar.
  • Sistem reproduksi, akan mengalami gangguan haid yang tidak teratur, libido menurun, hingga menyebabkan mandul.
  • Kulit, ciri pada kulit akan mengalami keringat yang berlebih, tampak lebih basah dan menyebabkan kerontokan rambut.
  • Psikis dan saraf, gejala kanker tiroid pun tampak orang menjadi labil, mudah tersinggung, gemetar, dan kesulitan untuk tidur.
  • Jantung, akan mengalami gangguan seperti berdebar, hipertensi yang bisa menyebabkan gagal jantung.
  • Sistem otot dan tulang, yang paling sering dialami adalah tubuh akan merasa sangat lelah, tulang seperti lemas, sulit untuk berdiri lebih lama.

Gambar Tiroid

gmbr tiroid Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid   Operasi Kelenjar Tiroid   Operasi Kelenjar Gondok
gambar tiroid Pengalaman Operasi Tiroid : Operasi Kanker Tiroid   Operasi Kelenjar Tiroid   Operasi Kelenjar Gondok

Pengobatan Kanker Tiroid

Dokter akan melakukan diagnosa penyakit tiroid yang diderita, dan akan memberikan pengobatan sesuai dengan tingkatan kanker yang diderita oleh pasien. Jika sudah memasuki stadium yang membahayakan, maka pengangkatan tiroid melalui prosedur operasi akan segera dilakukan. Berikut beberapa tindakan operasi yang biasa dilakukan oleh dokter:

Operasi konvensional

Merupakan operasi bedah dengan menyayat bagian leher sepanjang 5-12 cm untuk mengambil atau mengangkat kelenjar tiroid yang mengalami masalah.

Operasi Endoskopi

Operasi yang memanfaatkan teknologi berupa alat endoskop yang berupa selang yang dilengkapi dengan kamera sehingga dokter bisa lebih presisi dalam melakukan operasi. Sayatan pada operasi endoskopi sangat kecil, hanya 1 cm saja, sehingga risiko pendarahan sangat kecil dan waktu pemulihan lebih cepat.

Operasi Robotik

Merupakan operasi yang dilakukan dengan robot, sehingga sayatan lebih presisi, hanya kurang dari 1 cm untuk mengangkat kelenjar tiroid yang bermasalah. Alat operasi robotik ini belum banyak di miliki oleh rumah sakit di Indonesia.

Stadium Kanker Tiroid

Beberapa stadium atau level dari kanker tiroid, dengan karakternya di gambarkan sebagai berikut:

Stadium I, Pada stadium ini, kanker berukuran kurang dari 2 cm dan masih berada di tiroid.

Stadium II, Pada stadium 2, ukuran sudah mulai membesar antara 2 hingga 4 cm, tetapi masih berada di sekitar tiroid.

Stadium III, Kanker pada stadium III, sudah mulai menjalar ke wilayah kelenjar getah bening, tenggorokan, hingga mengganggu ke pita suara, dan juga hampir menyebar ke seluruh jaringan sekitar leher.

Stadium IVA, Pada stadium IV awal, jaringan sel kanker tiroid telah menjalar hingga ke dada bagian atas, termasuk juga kelenjar getah bening hingga ke laring atau pita surara melalu saraf leher.

Stadium IVB, Pada stadium IVB ini, jaringan kanker semakin menyebar hingga ke tulang belakang, pembuluh darah di bagian dada, termasuk sekitar kelenjar getah bening.

Stadium IVC, Pada stadium IV akhir, hampir seluruh jaringan tubuh sudah terjangkau oleh sel kanker dengan ukuran berapapun maka kemungkinan hidup akan semakin kecil.

Pengalaman Operasi Nodul Tiroid

Pengalaman operasi Nodul Tiroid diceritakan oleh Rara. Seorang perempuan berusia 28 tahun. Rara memiliki benjolan di bagian leher, yang lumayan besar. Benjolan tersebut sudah sejak 2016, teraba keras dan padat, tetapi belum menimbulkan gejala yang signifikan. Kemudian pada Februari 2019, Rara memutuskan untuk memeriksakan ke dokter, diameter benjolan pada waktu itu masih sekitar 2 cm.

Dalam pemeriksaan itu, dokter kemudian menerapkan prosedur USG, dan setelah diketahui bahwa benjolan tersebut berpotensi membesar, dokter kemudian menyarankan untuk dilakukan operasi pengangkatan kelenjar.

Dengan berbagai pertimbangan, Rara masih sangat takut menjalani operasi tersebut, mengingat letaknya di bagian leher, sehingga rasa takut tersebut terus menghinggapi sehingga operasi pun urung dilakukannya.

Tetapi memasuki tahun 2020, gejala mudah lelah makin dirasakan Rara, sehingga tak mampu melakukan tugas apapun, fisiknya mulai ringkih dan staminanya menurun drastis. Badan menjadi mudah sekali terserang batuk, pilek, hingga radang tenggorokan yang paling sering mendera. Karena hal tersebutlah akhirnya Rara memutuskan untuk dilakukan operasi nodul tiroid.

Pada Maret 2020, Rara datang ke Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro. Persiapan awal operasi, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan tentang kondisi fisik, dari mulai cek darah, cek alergi ke dokter anestesi, dan sebagainya.

Kemudian dokter menjadwalkan untuk operasi besok harinya, sehingga suster memerintahkan untuk mengurus kamar rawat inap sehari sebelumnya, agar lebih mudah dalam persiapan operasi karena harus menjalani puasa sedikitnya 6 jam sebelum tindakan operasi dilakukan.

Ketika operasi dilakukan, penyuntikan anestesi dilakukan sehingga Rara tak sadarkan diri. Ditunggui suami di depan ruang operasi, dokter melakukan operasi sekitar kurang dari 2 jam dan kemudian Rara dibawa kembali ke ruang rawat inap. Ketika sadar langsung merasakan sakit di bagian tenggorokan karena terdapat perban penutup sayatan, tetapi tidak begitu sakit hanya ketika menelan terasa nyeri.

Rara menjalani rawat inap di kelas 2 yang berada di lantai 3 rumah sakit Bintaro, hanya 2 hari pasca operasi Rara sudah bisa kembali pulang untuk menjalani rawat jalan. Suster sempat membawakan benjolan yang ada pada leher, dengan besaran sudah mencapai 5 cm, yang dibungkus keresek untuk oleh-oleh pulang.

Apakah Tiroid Bisa Sembuh Tanpa Operasi ?

Tiroid yang bermasalah tentu akan menimbulkan berbagai gejala metabolisme, pencernaan , dan sebagainya. Namun demikian, saat ini ada alat penghancur benjolan tiroid yang dilakukan tanpa operasi, sehingga tiroid bisa sembuh tanpa operasi.

Alat penghancur tiroid tersebut adalah Radio Frekuensi Ablasi, yang berasal dari Korea. Dan hanya 3 rumah sakit di Indonesia yang memilikinya yaitu rumah sakit Aceh, Magelang, dan rumah sakit Awal Bros, di Tangerang.

Tingkat keberhasilan penghancuran tiroid dengan alat tersebut hanya 47%, dilakukan hanya sekali dengan biaya 12-15 juta rupiah. Keunggulannya adalah tanpa operasi dan tanpa obat-obatan yang harus dikonsumsi seumur hidup.

Testimoni Sembuh Dari Kanker Tiroid

Ini adalah pengalaman sembuh dari kanker tiroid dari seorang artis cantik Amanda Rachel yang didiagnosa mengidap penyakit kelenjar tiroid sejak 2013.

Meski hidup dengan kelenjar tiroid yang bermasalah, Amanda selalu berpikir positif dan selalu aktif mempelajari tentang makanan yang harus di hindari, serta jangan terlalu stress agar tubuh selalu aktif mencegah kemungkinan penyebaran sel ke jaringan lainnya.

Amanda kemudian memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan kelenjar di kedua sisi leher. Sempat stress sedikit karena suara pasca operasi mengalami perubahan yang signifikan, sehingga yang pada waktu itu mengerjakan job dubbing sempat kesulitan menyelesaikan pekerjaannya itu karena suara berubah, butuh kerja keras agar semua itu selesai, pungkasnya.

Sejak 2018, keadaan Rachel Amanda benar-benar pulih dari kanker tiroid, sekarang Ia bisa menjalani aktivitas dan kerja seperti sedia kala, jadi tidak perlu khawatir berlebihan menghadapi kanker tiroid, jika rasa cemas berlebihan justru akan memperburuk keadaan.

Operasi Tiroid Dengan BPJS

Operasi tiroid menggunakan BPJS Kesehatan tentu harus mengikuti prosedur yang berlaku. Yakni harus melalui beberapa tahapan rujukan. Peserta BPJS Kesehatan harus mendatangi fasilitas kesehatan tingkat 1, yaitu klinik atau puskesmas untuk mendapatkan rujukan ke fasilitas tingkat 2 yaitu rumah sakit.

Beruntungnya, BPJS Kesehatan sudah menanggung seluruh biaya operasi tiroid termasuk rawat inap selama 3 hari. Jika lebih dari itu, maka peserta akan dikenakan biaya tambahan, sesuai kelas yang di ikuti.

Pengalaman Setelah Operasi Tiroid

Setelah operasi tiroid, yang dirasakan tentu perasaan senang karena tidak merasa was-was akan terjadinya pembesaran atau kanker yang bisa mengancam nyawa, sehingga badan tidak mudah stress karena rasa khawatir tersebut.

Hal positif lain dari dilakukannya operasi tiroid adalah tidak ada gejala tubuh yang membuat tubuh mudah lelah dan terserang penyakit dan virus semacam influenza, batuk, dan radang tenggorokan, sehingga tubuh terasa fit dan bisa beraktivitas dengan normal tanpa rasa lelah yang berlebihan.

Pantangan Setelah Operasi Kelenjar Tiroid

Setelah dilakukan operasi kelenjar tiroid, sedikitnya ada 3 pantangan yang harus dihindari, antara lain:

Mengkonsumsi makanan yang terbuat dari gandum, ini khusus bagi penderita autoimun yang sudah menjalani operasi kelenjar tiroid, karena gluten yang terkandung dalam gandum bisa berbahaya memicu tiroid kembali.

Makan makanan olahan juga harus di hindari karena dalam makanan olahan kita tidak tahu kandungan apa di dalamnya. Jika menggunakan garam tak beryodium tentu akan meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung.

Makanan cepat saji juga tak memiliki kandungan garam beryodium sehingga bisa berdampak buruk pada tiroid, jadi sebaiknya harus dihindari.

Operasi Tiroid Termasuk Operasi Besar Atau Kecil

Operasi tiroid termasuk ke dalam operasi kecil, karena tindakan operasi untuk pengangkatan kelenjar tiroid yang bermasalah hanya membutuhkan sayatan kecil kurang dari 2 cm, kecuali operasi konvensional yang bisa dikategorikan operasi besar yang membutuhkan sayatan dengan panjang hingga 12 cm, yang memiliki risiko lebih tinggi.

Mengembalikan Suara Setelah Operasi Tiroid

Tiroid memang berada dekat sekali dengan laring atau pita suara, sehingga sedikit banyak akan berpengaruh. Tetapi suara tidak sampai hilang jika dilakukan pengangkatan kedua tiroid, hanya saja suara tidak seperti dulu lagi, dimana tidak akan mampu mencapai suara-suara tinggi, bahkan suara akan sedikit seember.

Dampak suara yang seember pasca operasi tiroid tersebut akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan kembali normalnya laring atau pita suara, meski butuh waktu yang lebih lama. Asal ketika perubahan suara tersebut jangan terlalu dipaksakan pada awal-awal pasca operasi karena justru akan membuat laring atau pita suara semakin buruk.

Biaya Operasi Tiroid Di RSPP Pertamina

Biaya Operasi Tiroid Di Rumah Sakit Pusat Pertamina tergantung pula dari kelas kamar yang digunakan. Standar kelas kamar mulai dari 300 ribu per malam, hingga 2 juta per malam pada kelas VVIP.

Biaya operasi tiroid ditetapkan sekitar 7-15 juta rupiah, tergantung jenis operasi yang diterapkan kepada pasien. Harga tersebut belum termasuk dari obat-obatan dan biaya kamar rawat inap. Sehingga Anda harus menyiapkan biaya 30-50% dari kisaran biaya yang ditetapkan di atas.

Komplikasi Tiroid

Komplikasi yang terjadi setelah dilakukannya operasi tiroid bisa sangat bermacam-macam. Diantaranya:

  • Terjadinya pendarahan setelah operasi.
  • Kesulitan menelan akibat rasa nyeri di leher.
  • Terjadi masalah pada suara, bisa menjadi serak, berubah, dan sebagainya.
  • Infeksi dan atau cedera pada bagian seputar leher, dan jaringannya seperti saraf, kelenjar getah bening, dan sebagainya.
  • Kekurangan hormon tiroid, karena produksinya terganggu dan berkurang drastis.

Dalam kasus tertentu akibat kegagalan operasi (meski jarang terjadi), operasi tiroid menimbulkan gejala seperti tremor atau tubuh gemetar, sakit perut, diare, detak jantung tak beraturan, demam dan berkeringat serta mengalami gangguan pencernaan.

Pencegahan Kanker Tiroid

Tidak ada pencegahan khusus yang dilakukan untuk kanker tiroid. Namun ada beberapa hal yang harus dilakukan agar hidup sehat dan terhindar dari segala jenis penyakit, antara lain:

  • Terapkan gaya hidup sehat, dengan konsumsi makanan yang higienis, dan menghindari junk food atau makanan cepat saji.
  • Lakukan olahraga secara teratur, sehingga metabolisme tubuh dan pencernaan semakin baik.
  • Jangan konsumsi alkohol dan obat-obatan yang tidak memiliki resep dokter.

Labels:

pengalaman operasi tiroid

Related posts:

  1. Pengalaman Operasi Kelenjar Getah Bening : Lymphoma / Limfoma
  2. Pengalaman Operasi Kanker Ovarium
  3. Pengalaman Operasi Kanker Usus Besar
  4. Pengalaman Kanker Tenggorokan
  5. Pengalaman Operasi Tumor Parotis
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts