Apa Itu Produk Asuransi Bancassurance

Apa Itu Produk Asuransi Bancassuranceby Vivi Tirtaon.Apa Itu Produk Asuransi BancassuranceKata Bancassurance mungkin terdengar sangat asing bagi kebanyakan orang. Karena kebanyakan orang lebih familiar dengan istilah asuransi, dari mulai asuransi kesehatan BPJS, asuransi jiwa, asuransi mobil dan real estate hingga asuransi jasa raharja. Istilah Bancassurance sebenarnya awal mula digunakan oleh Bank di Prancis pada tahun 1980, yang menggabungkan istilah Bank dan Asuransi, yang berarti produk […]
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Kata Bancassurance mungkin terdengar sangat asing bagi kebanyakan orang. Karena kebanyakan orang lebih familiar dengan istilah asuransi, dari mulai asuransi kesehatan BPJS, asuransi jiwa, asuransi mobil dan real estate hingga asuransi jasa raharja.

Istilah Bancassurance sebenarnya awal mula digunakan oleh Bank di Prancis pada tahun 1980, yang menggabungkan istilah Bank dan Asuransi, yang berarti produk asuransi yang di distribusikan oleh bank. Istilah tersebut semakin berkembang karena di adaptasi di negara-negara Eropa lainnya seperti Jerman, Italia, Belgia dan Luxemburg, karena terbukti berhasil meningkatkan kesadaran orang untuk ikut membeli asuransi, dengan peningkatan sebanyak 35% di awal 90 an.

Apa Itu Produk Asuransi Bancassurance

Apa Itu Produk Asuransi Bancassurance?

Jadi, apa itu Asuransi Bancassurance? Yaitu produk asuransi yang ditawarkan oleh lembaga perbankan, terutama bank-bank besar yang sudah melakukan dengan pihak asuransi. Di Indonesia sendiri, istilah ini diperkenalkan oleh Lippo Bank pada tahun 90’an.

Beberapa jenis produk Bancassurance yang di tawarkan oleh Bank-bank Indonesia, antara lain:

1. Bancassurance Pelunasan Kredit

Bank adalah salah satu lembaga yang menawarkan hutang/kredit kepada nasabahnya, dengan tujuan bervariasi seperti pembelian kendaraan bermotor, mengambil KPR, kredit usaha dan keperluan lainnya dengan pembayaran cicilan per bulan.

Nah, karena kekhawatiran Bank akan kredit macet yang disebabkan oleh meninggalnya nasabah atau cacat permanen yang menyebabkan ketidakmampuannya membayar cicilan hutang, maka Bank bekerja sama dengan pihak asuransi, agar nasabah Bank terlindungi asuransi, sehingga ketika nasabah meninggal dunia maka cicilan atau kewajiban nasabah kepada bank bisa terpenuhi dari uang pertanggungan asuransi.

2. Produk Bancassurance Tabungan Jangka Panjang

Produk Bancassurance jenis ini dimaksudkan oleh Bank agar memberikan manfaat ganda, selain pertambahan bunga bank tiap tahun, juga nasabah terlindungi oleh asuransi dan berhak mendapat uang pertanggungan apabila misalnya menderita penyakit kritis, cacat permanen, atau bahkan meninggal dunia.

Dengan mengetahui kemampuan finansial setiap nasabahnya, tentu bank akan lebih mudah menawarkan produk asuransi kepada nasabahnya dengan menggabungkan manfaat yang dapat diterima nasabah.

3. Produk Bancassurance dengan tujuan Khusus

Seiring dengan meningkatnya permintaan, maka produk Bancassurance mulai berkembang secara fleksibel guna memenuhi setiap kebutuhan nasabahnya. Misalnya saja jika Anda memiliki rencana menabung untuk pendidikan, maka dalam tabungan pendidikan tersebut, bank juga menawarkan perlindungan khusus bagi Anda (asuransi pendidikan), agar tujuan Anda tercapai, apabila Anda sebagai nasabah bank meninggal dunia, maka ahli waris Anda tetap mendapatkan uang pendidikan seperti yang sudah direncanakan.

Bancassurance
Penandatangan Kerjasama Bank dengan Pihak Asuransi

Bagaimana membeli Produk Asuransi Bancassurance?

Untuk dapat membeli produk Bancassurance, Anda hanya perlu datang ke Bank yang sudah bekerjasama dengan pihak asuransi. Beberapa diantaranya adalah BCA (AIA), Bank Danamon (Manulife), Bank Mandiri (AXA), BNI (Life), BRI (life), CIMB Niaga (Sunlife), Bank Muamalat (Sunlife), dan masih banyak lagi.

Jika Anda adalah nasabah salah satu bank tersebut di atas, maka biasanya pihak bank akan menawarkan asuransinya, tentu jika Anda memiliki produk bank yang dianggap perlu untuk ditawarkan perlindungan asuransi, seperti misalnya memiliki kredit atau setoran bulanan yang ditanggung, memiliki tabungan berjangka, investasi, dan sebagainya.

Jadi sebenarnya tidak ada bedanya dengan asuransi biasa, hanya saja posisi agen asuransi diganti oleh bank. Ini adalah praktek simbiosis mutualisme yang sama-sama mendapatkan keuntungan, baik pihak asuransi, bank ataupun nasabah.

Pembayaran premi asuransi dalam produk Bancassurance akan langsung di debitkan pada setoran atau tabungan Anda, sehingga seolah-olah Anda tak terasa Anda memiliki tanggungan premi asuransi, karena Anda hanya fokus pada jumlah setoran atau cicilan hutang Anda ke Bank.

Pemasaran Asuransi Melalui Bancassurance

Ada 4 Varian Model dalam Pemasaran Bancassurance, antara lain:

1. Distribution Agreement (Perjanjian Pemasaran)

Dalam varian model ini, pihak bank berperan sebagai outlet saja dari asuransi, sehingga tidak ada sharing secara eksklusif tentang data nasabah bank dengan pihak asuransi.

2. Strategic Aliance (Aliansi Strategis)

Perjanjian model ini, memungkinkan pihak asuransi untuk memanfaatkan data nasabah dengan perjanjian eksklusif, sehingga pihak asuransi akan lebih mudah mengenal calon nasabahnya melalui data yang diberikan oleh bank.

3. Joint Venture (Usaha Patungan)

Usaha patungan artinya bahwa kedua belah pihak, antara bank dengan perusahaan asuransi memiliki saham masing-masing dengan setoran modal awal untuk membangun perusahaan venture atau modal bersama.

4. Financial Service Group (Kelompok Jasa Keuangan)

Varian model ini memungkinkan untuk menyatukan usaha atau antara bank dan asuransi melebur menjadi satu kesatuan usaha untuk menawarkan produknya secara lengkap kepada nasabahnya.

Kesimpulan

Praktek pemasaran Bancassurance yang dilakukan di Indonesia kebanyakan menggunakan model Aliansi Strategis, dimana pihak asuransi memiliki perjanjian secara ekslusif untuk memanfaatkan dan mendayagunakan data nasabah bank untuk kepentingan pemasaran asuransi.

Lebih efektif mana dalam memasarkan produk asuransi antara agen asuransi dengan bank? Dalam hal keterjangkauan, tentu agen asuransi berperan sangat penting menarik calon nasabah karena pergerakannya hingga ke lapisan terbawah, tetapi dalam hal efektifitas Bank lah jagonya dalam memasarkan produk asuransi.

Hal tersebut terbukti berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, dari sejak tahun 2012, Bank memenangkan pemasaran dengan mencetak premi bruto hingga mencapai 49 triliun, meningkat dari tahun ke tahun rata-rata 16%.

Related posts:

  1. Asuransi Kesehatan Aetna Indonesia : Produk , Manfaat dan Benefit Asuransi Kesehatan Aetna
Gratis Jasa Konsultasi Asuransi Gratis Secara Online Jakarta Jabodetabek Indonesia

Related Posts